selasar-loader

Uber akan meluncurkan mobil terbang pada 2020. Apa pendapat Anda?

LINE it!
Answered Nov 14, 2017

Uber mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan layanan kendaraan yang bisa terbang dan mendarat secara vertikal. Lihat videonya di sini. Apa pendapat Anda?


Zulfian Prasetyo
Pernah sekolah teknik. Menjadi teknisi magang di Lintasarta 2008-2009.

Bukan sesuatu yang mengejutkan.

Maksud saya begini, teknologi mobil terbang sebenarnya telah dipikirkan sejak 1900-an. Risetnya terus dikembangkan hingga sekarang. Ini adalah lima purwarupa di antaranya.

 

1. Curtiss Autoplane

yBxkcfZrKvaxLsX0oRXSYhDEIFcUfCK0.jpg

Curtis Autoplane barangkali merupakan mobil terbang pertama yang pengembangannya didokumentasikan. Kendaraan ini diciptakan oleh Glenn Cutiss pada tahun 1917. Secara konsep, kendaraan ini dikembangkan dari pesawat latih Curtiss Model L yang memungkinkan instruktur dengan siswanya duduk bersisian, bukan depan-belakang sebagaimana konfigurasi kursi pada pesawat tempur. Penyesuaian pada bentuk mobil terletak pada bentuk kabin dan penggunaan empat rodanya.

9mDXLO99CIYNbNPUfU6SHHCulVh65XJU.jpgnewspapers.com

Mobil terbang ini dilengkapi mesin yang mampu mengeluarkan tenaga 100 hp. Tenaga itu dihasilkan dari empat bilah baling-baling yang ada di belakangnya. Sayangnya, ia tidak bisa benar-benar terbang seperti yang diharapkan. Pengembangannya harus dihentikan karena Perang Dunia II terjadi.

 

2. Convair Model 116 ConvAirCar

XSqf3ikgNzJerpZoppJ5f2J_89U36zDF.jpgcarstyling.ru

Bila melihat bentuknya, ConvAirCar terlihat seperti mobil yang ‘ditempelkan’ pesawat terbang. Produk buatan Convair ini pertama kali diterbangkan pada tahun 1946. Adalah Theodore “Ted” Hall, orang di balik ide ini. Gagasannya adalah ketika sebuah mobil menemukan jalan buntu, ia dapat tetap melaju dengan cara terbang.  

Selain Model 116, Ted Hall juga mengembangkan Model 118. Perbedaannya terletak pada kekuatan tenaga penggeraknya. Ted Hall membuat Convair Model 118 dengan kekuatan 130 hp hingga 190 hp sehingga mampu terbang lebih tinggi dan lebih cepat.

cMQReaKtXFKJPc81Lwpd7KksqDSyyKAm.jpg

Akan tetapi, mimpi Ted Hall untuk memproduksi mobil terbang secara massal harus kandas. Saat menerbangkan karyanya di California, Ted Hall mengalami kecelakaan. Penyebabnya adalah indikator bensin yang tidak bekerja dengan benar. Hall menyangka bensin penuh, padahal ia terbang dengan bensin yang sedikit sehingga kehabisan bahan bakar di udara.

1fUsfqE1WQbWW8SLslDSFPFDAgNdw4Am.jpgcarstyling.ru

 

3. Xplorair PX200

Pada tahun 2002, insinyur luar angkasa Perancis, Michel Aguilar, saat itu berusia 52 tahun, pensiun dari DGA (Direction Générale de l'Armement, badan teknologi dan pengadaan Kementerian Pertahanan Perancis yang bertanggung jawab atas pengelolaan program, pengembangan, dan pembelian sistem senjata untuk militer Perancis). Ia kemudian untuk bekerja sebagai kontraktor independen pada proyek Xplorair miliknya. Melalui program Xplorair, Aguilar hendak menciptakan kendaraan berdasarkan efek-efek CoandÄ yang memungkinkan teknologi VTOL (Vertical Take Off and Landing).

Hasil penelitian Aguilar adalah Xplorair PX200. 

Prototipe kendaraan ini sempat dipamerkan pada Paris Air Show 2013. Kendaraan ini dijadwalkan untuk lepas landas saat Paris Airshow 2017, namun tanpa manusia di dalamnya. Prototipe yang bisa digunakan mengangkut manusia ditargetkan selesai pada 2020 dan akan disertifikasi untuk selanjutnya dijual pada masyarakat sebelum 2030. Harganya berkisar antara 60 ribu hingga 120 ribu dolar Amerika. 

 

4. PAL-V One

Bila Xplorair PX200 lebih terlihat sebagai pesawat terbang ketimbang mobil terbang, Pal-V One barangkali terlihat lebih sejalan dengan konsep mobil terbang. Dalam artian, kendaraan ini dapat digunakan sebagai mobil, namun juga dapat terbang layaknya sebuah pesawat.

Di darat, PAL-V One tampak mengadaptasi kendaraan roda tiga seperti bajaj. Ia dapat berjalan dengan kecepatan 180 km/jam. Ketika berbelok, kondisi penggeraknya yang beroda tiga membuat ia harus agak miring seperti sepeda motor. Di udara, PAL-V One berubah menjadi helikopter dan sanggup terbang hingga ketinggian 1.200 meter. Kamu juga tidak perlu khawatir akan tersasar. Hal itu karena mobil terbang ini juga dilengkapi dengan GPS sehingga sangat membantu dalam hal navigasi di udara. 

 

5. Aeromobil

Aeromobil adalah prototipe mobil terbang buatan Slovakia. Prototipe ini didesain oleh Štefan Klein dan terbang perdana pada tahun 2013. Kata firma pembuatnya, Aeromobil adalah sebuah mobil terbang yang benar-benar dibuat dengan memenuhi fungsi mobil yang bisa terbang. Mengapa bisa demikian?

Ketika digunakan di darat, Aeromobil memiliki dimensi layaknya mobil sehingga ‘muat’ untuk diparkir di tempat parkir umum. Ia juga bisa diisi bensin sebagaimana mobil biasa di berbagai pom bensin sehingga tidak membutuhkan stasiun pengisian bahan bakar khusus. Ketika digunakan di udara, Aeromobil akan membentangkan sayapnya. Ia pun dapat berfungsi layaknya sebuah pesawat terbang. 

Itu tadi kelima mobil terbang yang saya tahu. Terlepas dari keajaiban teknologinya, ada hal lain yang sebenarnya saya cemaskan dari layanan mobil terbang Uber, terutama bila diterapkan di Indonesia.

Peraturannya.

Saya sejujurnya masih skeptis dengan itikad baik bangsa ini dalam hal apapun yang berbau IPTEK. Menerapkan aturan ojek online saja masih sarat dengan tarikan-tarikan kepentingan, apalagi menerapkan aturan ojek online yang bisa terbang?

39 Views
Write your answer View all answers to this question