selasar-loader

Apa yang harus dilakukan praktisi keuangan syariah agar semakin banyak muslim Indonesia yang menabung dan bertransaksi di bank syariah?

LINE it!
Answered Nov 02, 2017

Rahma Mieta
Senior Financial Planner at OneShildt | Interested in Islamic Finance

AgI66btiUL221XDVIRTdLj1kuYeLzO3X.jpg

Pertama, melakukan edukasi keuangan produk-produk perbankan syariah ke masyarakat dengan bahasa yang lebih mudah tanpa menghilangkan esensinya. Berdasarkan data yang saya lihat dari survey OJK mengenai literasi dan inklusi keuangan di Indonesia tahun 2016, literasi keuangan syariah dalam bidang perbankan berada di angka 6,63%. Bisa dikatakan, pemahaman masyarakat mengenai perbankan syariah masih rendah (belum mencapai tingkat well literate*). 

Tapi yang terpenting adalah memastikan literasi keuangan para front liners atau orang-orang yang berhadapan langsung dengan konsumen memiliki pemahaman dan kemampuan menyampaikan yang baik sehingga tidak ada lagi kesalahpahaman mengenai produk dan jasa keuangan perbankan syariah.

Beberapa kasus yang saya temui melalui media sosial, kebanyakan berkomentar mengenai ketidakpuasan produk pinjaman yang dirasa merugikan, yang pada akhirnya mengambil kesimpulan bahwa tidak ada bedanya dengan sistem bunga pada bank konvensional. Padahal jelas ada perbedaan antara bank syariah dan bank konvensional, yaitu dari akad yang digunakan. Kesalahpahaman ini bisa terjadi paling tidak dikarenakan pihak bank tidak menjelaskan secara detail mengenai produk pinjaman, mulai dari fitur sampai risiko yang mungkin terjadi, hak dan kewajiban bank dan nasabah, dll. Pihak nasabah pun tidak aktif bertanya mengenai faktor "what if" yang mungkin terjadi. Atau mungkin sudah dijelaskan oleh pihak bank namun pihak bank tidak memastikan apakah nasabah sudah mengerti atau belum. 

Berharap kedepannya, kejadian ini tidak akan terjadi ketika para front liners ini memiliki kemampuan literasi keuangan dan kemampuan menyampaikan yang baik.

Kedua, mengembangkan produk dan jasa perbankan syariah agar bisa lebih berkompetitif dengan produk dan jasa bank konvensional. Tidak dipungkiri meskipun penduduk Indonesia mayoritas muslim, namun lebih banyak yang memilih untuk menggunakan bank konvensional. Salah satu alasannya adalah menilai produk dan jasa perbankan syariah masih kalah saing dengan produk dan jasa perbankan konvensional. 

 *) http://www.ojk.go.id/id/kanal/edukasi-dan-perlindungan-konsumen/Pages/Literasi-Keuangan.aspx

240 Views
Write your answer View all answers to this question
Sponsored