selasar-loader

Apakah kematian akibat gigitan ular berbisa bisa dihindari?

LINE it!
Answered Oct 30, 2017

Bagaimana caranya?


Resa Paksi Mandariska
Pendididikan Dokter UGM | Rumah Kepemimpinan Reg 3 Yogyakarta

ASeB5X_ygEZ4EqLT-AsEjFbcnjGBYFMh.png

Pada prinsipnya, gigitan ular berbisa itu berbahaya dan mengancam nyawa manusia. Namun, bukan berarti tidak bisa terselamatkan. Penanganan awal dan proses rujuk yang cepat bisa meminimalisir kemungkinan terburuk. 

Pertolongan pertama harus dilaksanakan secepatnya setelah terjadi gigitan ular sebelum korban dibawa ke rumah sakit. Hal ini dapat dilakukan oleh korban sendiri atau orang lain yang ada di tempat kejadian. Tujuan pertolongan pertama adalah untuk menghambat penyerapan bisa, mempertahankan hidup korban, dan menghindari komplikasi sebelum mendapatkan perawatan medis di rumah sakit serta mengawasi gejala dini yang membahayakan. Karenanya, segera bawa korban ke tempat perawatan medis.

Metode pertolongan yang perlu dilakukan adalah

  1. menenangkan korban yang cemas;
  2. imobilisasi (membuat tidak bergerak) bagian tubuh yang tergigit dengan cara mengikat atau menyangga dengan kayu agar tidak terjadi kontraksi otot, karena pergerakan atau kontraksi otot dapat meningkatkan penyerapan bisa ke dalam aliran darah dan getah bening;
  3. pertimbangkan pressure-immobilisation pada gigitan Elapidae;
  4. hindari gangguan terhadap luka gigitan karena dapat meningkatkan penyerapan bisa dan dapat menimbulkan pendarahan lokal; dan
  5. segera bawa korban ke rumah sakit, namun dengan cara yang aman dan senyaman mungkin. Hindari pergerakan atau kontraksi otot untuk mencegah peningkatan penyerapan bisa.

 

Sumber:

1. Penatalaksanaan keracunan akibat ular berbisa dari Sentra Informasi Keracunan Nasional Badan POM
2. gambar: Pixabay

279 Views
Write your answer View all answers to this question

Author Overview


Resa Paksi Mandariska
Pendididikan Dokter UGM | Rumah Kepemimpinan Reg 3 Yogyakarta