selasar-loader

Apa yang Anda harapkan ketika menggunakan bus sebagai alat transportasi antarkota?

LINE it!
Answered Oct 30, 2017

Arfi Bambani
Cofounder dan Chief Content Officer Selasar

HbC-PizYGol9FAOgmfDmmwKqyo6Feflp.jpg

Terakhir saya menggunakan bus antarkota dari Kota Padang menuju Kota Jambi. Busnya sudah berumur namun masih lumayan nyaman untuk perjalanan antarkota.

Bus antarkota menurut saya, selain nyaman, juga harus aman. Cara sopir membawa bus dan perlengkapan keamanan bus ketika, misalnya, terjadi kecelakaan atau peristiwa tak diinginkan di jalan juga harus lengkap. Untuk keamanan, saya rasa ada baiknya sopir/kru mengumumkan semacam safety procedure seperti halnya kita naik pesawat. Tapi seumur-umur saya naik bus, pengumuman begini baru pernah saya temukan di Cina.

Untuk kenyamanan, ada beberapa hal yang menurut saya penting.

Pertama, bangku bus haruslah ergonomis. Untuk perjalanan bus yang harus menempuh lebih dari 8 jam, saya rasa bangku perlu memiliki standar fungsi tertentu, misalnya bisa untuk tiduran.

Kedua, perlengkapan lain di bus seperti cushion dan selimut haruslah benar-benar baru habis dicuci. Bayangkan jika kita berjam-jam menggunakan perlengkapan bekas dipakai orang lain.

Ketiga, untuk perjalanan yang lebih dari 8 jam, bus harus menyediakan toilet. Penting untuk dicatat, jangan sampai 'wangi' toilet ini masuk ke dalam bus. Desain toilet harus dibuat kedap dan kebersihan toilet juga harus dijaga. Untuk ini, manajemen bus harus belajar dari pesawat terbang.

Keempat, mungkin akan sangat menyenangkan jika disediakan fasilitas hiburan di bangku masing-masing seperti halnya di pesawat. Dengan begitu, fasilitas hiburan tidak tersentralisir yang belum tentu semua orang menikmatinya. Orang bisa menentukan sendiri mau menonton atau mendengarkan apa dari fasilitas hiburan di bangku mereka.

Kelima, mungkin juga menyenangkan jika selama perjalanan, orang tetap terkoneksi ke dunia maya. Implikasinya ada dua. Pertama, disediakan fasilitas WiFi. Kedua, disediakan colokan listrik di bangku masing-masing.

Di luar itu, saya juga bermimpi tiket naik bus bisa dibeli secara online seperti halnya tiket kereta api dan pesawat. Mungkin sudah ada yang menjual tiket bus secara online, namun alangkah lebih baik lagi jika penjualan tiket itu juga menggunakan platform seperti Traveloka, Tiket, dan lain-lain.

Ayo naik bus!

213 Views
Write your answer View all answers to this question