selasar-loader

Selama menjabat terminal Bogor kok masih kumuh, Pak? Apa saja yang sudah dilakukan terkait masalah terminal?

LINE it!
Answered Oct 10, 2017

Bima Arya
Wali Kota Bogor Periode 2014-2019

Nah, ini juga banyak pertanyaan ke saya. Jadi kalau kita masuk ke kota Bogor, memang disambut oleh terminal yang masih kumuh.

Banyak yang mengkritik saya, kok Walikota melakukan pembiaran?

Tidak mungkin Walikota itu membiarkan kotanya kumuh atau tidak terawat. Berarti kalau sekarang masih kumuh, padahal itu di pusat kota, padahal yang lain sudah ditata, berarti di situ ada masalah. Gitu aja. Kita lihat, sekeliling Istana/Kebun Raya sudah rapi, misalnya. Surya Kencana sudah mulai ditata. Tapi mengapa Terminal Baranangsiang masih seperti itu? Nggak mungkin ada pembiaran. Pasti ada masalah. Dan betul, ada masalah. Apa masalahnya?

Masalahnya adalah saya harus bisa memastikan bahwa perusahaan yang sudah mendapatkan hak untuk membangun terminal itu berupaya membangun terminal sesuai dengan tata kota kita. Tidak membuat masalah baru. Tidak menimbulkan kemacetan baru. Tidak bertentangan dengan tata ruang. Desainnya, kemudian, nyambung dengan lingkungan sekitar. Itu.

Jadi, selama 3 tahun ini, itulah yang belum ketemu. Makanya pembangunannya ditunda. Ditunda sampai kemudian kita ada titik temu dengan pengembangnya. Sekarang ingin membangun situ, yang punya izin di situ belum sepakat. Karena saya tidak setuju ketika akan dibangun hotel puluhan lantai di situ, meminggirkan warga, tempat parkirnya nggak jelas aksesnya gimana. Walhasil nanti bukannya menyelesaikan masalah, tapi bahkan nanti akan membuat masalah-masalah baru. Makanya kemudian kita pending dulu sampai ketemu titik temunya di mana.

194 Views
Write your answer View all answers to this question