selasar-loader

Apakah nilai-nilai (value) yang Anda pegang teguh selama memimpin Bogor?

LINE it!
Answered Oct 09, 2017

Bima Arya
Wali Kota Bogor Periode 2014-2019

Banyak. Tapi saya selalu sampaikan begini; di Bogor ini, yang kita lakukan adalah preserving the heritage, facing the future, and serving the people. Menjaga nilai-nilai yang sudah ada, menghadapi dan menyambut masa depan, dan melayani warga.

Jadi, ada tiga dimensi; dimensi masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Nilai-nilai yang sudah ada di Bogor akan kita jaga selalu. Nilai-nilai kebersamaan dalam keberagaman, nilai-nilai gotong royong, nilai-nilai saling mendorong, saling menolong, itu semua harus kita jaga. Nilai-nilai yang menjaga budaya Sunda, tradisi Bogor, itu harus kita jaga juga.

Kemudian, serving the people. Prinsip saya, saya ada di kursi ini, saya duduk di kantor ini, bukan untuk berkuasa, tapi untuk melayani warga. Saya adalah pelayan. Itu prinsip utama. Dipilih untuk melayani, bukan dipilih terus minta dilayani. Jangan sampai ketika saya datang, warga dibuat repot karena harus melayani. Tidak. Kita yang harus melayani warga. Harusnya, seorang pemimpin di semua tingkatan, kepala dinas, camat, lurah, itu sebisa mungkin justru memudahkan dan melayani warganya.

Saya pun harus menyiapkan kota ini untuk menyongsong, menghadapi, dan menjemput masa depan. Tidak bisa berkutat di sini saja. Karena seorang walikota itu punya pilihan untuk melakukan sesuatu hanya untuk hari ini, dan barangkali bisa populer untuk hari ini saja dan belum tentu di masa depan dia bisa melakukan hal itu lagi. Jadi, penting juga untuk memastikan bahwa saya melakukan hal-hal yang harus dilakukan untuk keperluan hari ini dan untuk keperluan masa depan, seperti pendidikan kepada anak-anak muda. Memberikan motivasi untuk anak-anak muda itu sangat penting.

Preserving the heritage, facing the future, and serving the people. Itu tiga prinsip yang saya betul-betul saya pegang.

Kemudian, nilai-nilai yang lain banyak. Ya, sebagai walikota, saya harus mengayomi, menjadikan birokrasi adalah keluarga. Kemudian sabar, menjaga keseimbangan, mau memotivasi, memberikan inspirasi. Itu penting. Tidak menang sendiri. Tidak selalu minta dilayani, karena yang membedakan hanya posisi. Yang lain saya kira sama saja dengan yang lain. Begitu.

Sumber gambar: nasional.republika.co.id

234 Views
Write your answer View all answers to this question