selasar-loader

Apa tujuan agile development methods?

LINE it!
Answered Oct 03, 2017

Royyan Dzakiy
Passionate about IT, startups and IoT! Let's discuss!

Secara harfiah dapat kita maknai agile sebagai "cepat" atau "lincah".

Kita ambil contoh penggunaan agile development di dunia IT dan startup. Dunia IT memiliki kebutuhan yang cepat karena prioritasnya pada kepuasan langsung pengguna yan tinggi. Para developer dapat mengamati reaksi pengguna dengan cepat melalui akun sosial media atau tool analitik yang sudah semakin marak. Dengan meningkatnya kepuasan, maka diharapkan dependency atau ketergantungan pada produk yang dibuat akan meningkat. Alhasil penjualan dapat terus dipertahankan. Lebih detailnya bisa baca-baca tentang "Agile Manifesto", disini dan disini.

Tidak hanya di level startup, beberapa perusahaan besar sudah mulai berfikir untuk "hijrah" ke metode agile. Sebut saja ING bank di eropa. Alasannya? tentu produktifitas. Pengembangan yang cepat, evaluasi yang rutin serta perbaikan yang terus menerus terjadi akan membuat perusahaan (terlepas dari skala-nya) mampu menjadi lebih produktif dan berkembang dengan lebih cepat.

Tapi... semua keindahan itu tentu ada tradeoffnya. Dalam pengembangan agile, dituntut kerja sama tim yang luar biasa solid serta komunikasi yang efektif dan ringkas. Hal ini menjadi syarat mutlak diberlakukannya agile. Tidak semua perusahaan siap melaksanakan ini, apalagi perusahaan raksasa yang anak buahnya sudah ribuan. Hal ini lebih mudah diimplementasikan di tim yang kecil dan butuh penghasilan cepat. Pun cara ini bukan cara yang terbaik, terbukti dari banyak sekali pengembangan dan penyesuaian dari metode ini (bukan agile murni) sesuai dengan kebutuhan dan keadaan.

Semoga menjawab~

sumber:

https://www.mckinsey.com/industries/financial-services/our-insights/ings-agile-transformation

221 Views
Write your answer View all answers to this question