selasar-loader

Apa kebiasaan yang sering Anda lakukan ketika sedang hujan?

LINE it!
Answered Sep 27, 2017

Zulfian Prasetyo
Penulis dan Editor

mRNww8Vl8iwgVlq83va1VO25CZHm2UuF.jpg

Mengamati hiruk-pikuk banyak orang.

Hujan adalah momentum ketika segala sesuatunya terlihat seperti adegan film. Butiran air berjatuhan dari atas. Orang-orang berlarian mencari tempat berlindung. Beberapa memilih untuk tergopoh-gopoh berlari menembus hujan seraya menutupi kepalanya. Saya membayangkan payung-payung yang terkembang saling berbicara, seperti menanyakan kabar dan kapan terakhir kali mereka digunakan oleh manusia.

Para pengemudi sepeda motor menepi. Ada yang memakai jas hujan dan melanjutkan perjalanan, ada pula yang merapat dengan pengemudi lain yang sedang asyik menghisap rokoknya. Menghangatkan diri. Sisanya lebih memilih melanjutkan perjalanan, tidak peduli seberapa basah tubuh mereka. Saya tidak tahu apakah wajah di balik helm itu sudah bersimbah air mata atau justru berhias senyum, menikmati hujan. Pluviophile.

Barisan sepeda motor yang terpaksa parkir jelas makan badan jalan, membuat kesal mobil-mobil yang lewat. Satu orang (dan mungkin satu-satunya orang) di dalam mobil berulang kali membunyikan klakson. Klakson-klakson itu dibunyikan mungkin karena mereka kesal lajunya terhambat. Buat saya, itu adalah instrumen tambahan yang membuat hujan semakin semarak.

Yang lucu bagi saya adalah orang-orang yang mendadak tidak sabaran ketika hujan. Mungkin panik, padahal hujan adalah tetesan air dan bukan sesuatu yang harus ditakuti. Mungkin juga lupa, seakan-akan ini hujan pertamanya. Padahal hujan sebelumnya tidak membuahkan kematian atau hal lain yang membahayakan. Saya seperti melihat sisi anak-anak di dalam diri mereka yang berusia lebih tua daripada saya.

Hujan selalu punya cerita, bukan?

 

Ilustrasi via pixabay

230 Views
Write your answer View all answers to this question