selasar-loader

Mengapa mengenali dan memahami diri penting sebagai bekal pengasuhan? Apa yang perlu kita ketahui tentang diri kita?

LINE it!
Answered Sep 19, 2017

6f5JvEOirVDcG6Gr6FmLlas7ggXgbv6L.jpg

Anda merasa bukan orang tua yang ideal? 

Bingung bagaimana mengatasi masalah yang muncul karena perbedaan karakter yang ada dalam keluarga? 

Sering merasa disalahpahami dan tidak dipahami anak dan pasangan?

Salah satu penyebab konflik yang terjadi dalam keluarga adalah karena terdapat perbedaan karakter yang diawali dengan kekurangan dalam memahami karakter diri. Bagaimana cara kita menghadapi masalah dan merespon sesuatu mempengaruhi interaksi kita dengan orang lain.

Komunitas Anak Pintar dan Berawal Dari Rumah didukung oleh Selasar, proudly presents 

“Intensive Class: Mengenal Diri”

Apa yang didapat dari program ini:

  1. Gambaran mengenai karakter diri 
  2. Potensi masalah yang dapat muncul berkaitan dengan karakter yang dimiliki
  3. Mengenali sumber masalah yang ada saat ini, yang disebabkan oleh diri sendiri
  4. Pengetahuan tentang bagaimana cara mengatasinya.

Sesi ini akan dipandu oleh psikolog berpengalaman yang menangani masalah psikologis pada orang dewasa. Limited Class, hanya untuk 15 orang.

Tertarik mengikuti?

Caranya gampang!

1. Bagikan pengalaman Ayah-Bunda tentang pentingnya mengenali dan memahami diri sebagai bekal pengasuhan kepada anak dengan klik tombol answer di bawah pengumuman ini*

2. Kontak Ibu Anne 08176467587 (WA/SMS) atau Ibu Sherly 081373490499 (WA/SMS) mengenai teknis kegiatan

Ditunggu pendaftarannya ya, Ayah-Bunda!

 

*Sharing Ayah-Bunda akan menjadi bahan pelatihan nanti


Ahmad Taufik
Interventionist

dOn88k3NQE-N6MQTiz6ezty3nw1cvhy0.jpg

Berbicara mengenai pengenalan diri, pikiran saya melayang pada sosok dosen yang terkenal dengan konsep AKU (Ambisi, Kenyataan, Usaha). Materi kuliah ini mendorong diri untuk merenung, merefleksikan perjalanan hidup, dan mengambil hikmah sehingga mendorong diri saya memahami betul hal-hal yang penting bagi diri sendiri, bagi hidup, sekaligus menyadari semua tantangan dan usaha yang akan diperjuangkan.

Jikalau pengenalan diri dihubungkan dengan pengasuhan anak, seseorang pada umumnya melakukan metode yang hampir sama dengan cara pengasuhan yang dilakukan oleh orangtua terhadap dirinya. Namun, hal terpenting dan sering dijumpai tanpa disadari adalah fakta bahwa kita berusaha melakukan pembaharuan perlahan-lahan atas cara pengasuhan anak berdasarkan hasil refleksi, evaluasi, perenungan diri terhadap cara pengasuhan orangtua kita.

Apalagi, kita hidup pada zaman sekarang yang akses informasi sangat mudah didapatkan. Kita seringkali menemukan pengetahuan mengenai tumbuh kembang anak, teknik parenting, teknik komunikasi, sikap terhadap situasi tertentu dll sehingga lambat laun, kita akan menyadari bahwa cara pengasuhan orangtua kita dahulunya sudah tidak tepat lagi dengan anak kita sekarang. Maka, bersiap-siaplah untuk sering dikritisi oleh orangtua dan mertua kita ketika mereka melihat bagaimana kita mengasuh anak sekarang. Saya berkesimpulan bahwa untuk melakukan pengasuhan yang tepat terhadap anak kita, kita musti siap-siap berubah dan mau menerima perubahan.

 

317 Views
Write your answer View all answers to this question