selasar-loader

[Diary #1] Bagaimana pengalaman mengajar pertamamu?

LINE it!
Answered Sep 14, 2017

i1Tk8oIa5GV9Nb3QOsUfA8-pVvMHnb1t.jpg

GM menggunakan suatu sistem pendidikan yang mengedepankan kemampuan anak dan memberikan dorongan terhadap anak agar mereka aktif, kreatif, inovatif serta berwawasan luas.

[Sayembara Selasar]

[Diary #1]

Hari pertama mengajar di SDN 2 Patuk Gunungkidul memberikan kesan yang mendalam bagi para pengajar Gadjah Mada Menginspirasi. Proses penyesuaian dibutuhkan secara cepat mendukung proses pembelajaran. Kurikulum pada semester ini mengedepankan sikap anti bullying melalui pembelajaran di dalam maupun di luar kelas. Berbagai permainan edukatif turut serta mendukung dengan beragam nilai moral.

Lantas apa pengalamanmu pada hari pertama mengajar?

Ketentuan:

- Diwajibkan untuk menyertakan gambar (di atas text jawaban) yang dapat mengilustrasikan pemikiran/ide/pengalaman/insight yang kamu miliki.

- Gunakan #Hashtag Nama Lengkap, Gadjah Mada Menginspirasi, BEMKMUGM (Contoh: #RoniDityaKusuma #GM2017 #BEMKMUGM)

- Demi kualitas jawaban yang baik, sangat disarankan menggunakan laptop/dekstop untuk menjawab setiap pertanyaan yang ada

- Bagikan setiap jawaban kamu ke sosial media yang kamu miliki (Facebook, Twitter, Line ataupun WhatsApp) agar jawaban kamu mendapat exposure yang tinggi di peer group yang kamu miliki

- Jangan lupa, setelah Kamu men-submit jawaban, di bawah nama ada button "edit bio topic", klik! Isi dengan keterangan sama seperti di bio utama, yaitu Pengajar Gadjah Mada Menginspirasi

Gadjah Mada Menginspirasi

Menginspirasi Dunia


Rasya Swarnasta
Hidup untuk menulis, menulis untuk hidup.

0X2fOQ6WBRXpQfbJURFV-nU_qSAZAf0C.jpg
 
"Terus, kalau kita pada nggunting, Mbak Rasya ngapain?"
"..." (saya mati kutu, lalu hening berkepanjangan)
 
Lokasi mengajar kami ada di daerah Gunungkidul, tepatnya di SD Negeri Patuk II. Saya, bersama Mbak Sinta, Mbak Gina, Mbak Yus, Mas Azis, dan Mas Kim, ditempatkan untuk mengajar kelompok kelas 5-6 SD yang totalnya ada sebelas orang.
 
Kegiatan mengajarnya dimulai pukul 10:13, diawali dengan doa, perkenalan, kemudian pengantar mengenai apa yang akan kita lakukan. Pelajaran pada minggu ini yaitu memuat scrapbook pop-up, atau buku kliping, yang akan ditempeli gambar yang sudah digunting. Maksudnya pop-up itu, begitu bukunya dibuka, maka gambar tempelannya akan berdiri. Kayak begini:
 
ze4k3sTiyurbycIR8pYCrJ2BktAxSrEa.jpg
Gambar via BestPopUpBooks.com.
 
Satu kelas dibagi menjadi empat kelompok. Saya mendampingi kelompok yang terdiri dari tiga orang, namanya Rista, Hera, dan Novi. (Mereka nggak mau jawab waktu saya tanya nama lengkapnya.) Rista ini siswi kelas 6, sementara Hera dan Novi kelas 5.
 
Saya cerita tentang salah satu anak kelompok saya, ya. Namanya Rista. Rista ini anak yang bikin saya kayak naik roller-coaster. Bisa tiba-tiba mutung (dan kalau mutung, dia nggak sekadar mutung, dia menjauhkan barang-barang yang dekat darinya sambil bilang, "Mutung, aku mutung!" seperti dunia harus tahu), tapi tiba-tiba berperan aktif sendiri.
 
Sekali, ada percakapan begini.
 
"Rista gunting bagian ini ya."
"Ya ampun, nggak mau Mbak! Itu susah, guntingku ini juga melempem. Nggak mau, aku mutung!"
"Ya, saya aja--"
"Aku aja!"

Maksudnya dia bagaimana? Saya suka beberapa kali berpikir begitu sendiri. XD Dia juga yang membuat pernyataan yang saya kutip di awal jawaban, sempat bikin saya cengo karena saya nggak nyangka kalimat tanya itu muncul. Untung akhirnya saya ditawari bagian menghias halaman sampul scrapbook mereka.

Selain itu, ada juga Hera dan Novi yang menurut saya sangat akrab, ke mana-mana mereka bareng. Mereka jago bikin kertas lipat burung dan kupu-kupu.
 
a9V9ZetNhq0DfeF-NkaUtHSmyQfbvBuF.jpg
 
Hal paling favorit bagi saya justru waktu istirahat, karena saya diajakin mereka bertiga untuk jajan tempura lima ratusan. Pas banget, di saku saya cuma ada satu keping koin kuning. :')
 
#RasyaSwarnasta #GM2017 #BEMKMUGM

545 Views
Write your answer View all answers to this question