selasar-loader

Apa perbedaan 'ngaleuyet' dan 'cunihin' dalam istilah bahasa Sunda?

LINE it!
Answered Sep 11, 2017

yjWFlrKc99deAIASx2-JbzvK2Bwjazlc.jpg

Pertanyaan ini langsung ditujukan kepada saya lewat fitur "Ask to Answer". Sebagai orang Sunda yang paham istilah yang ditanyakan, saya berusaha menjawabnya. Tetapi sebelum menjawab, saya koreksi sedikit penulisan "ngaleuyet" yang keliru, sebab yang benar dalam bahasa Sunda adalah "ngeleyed".

Boleh dibilang, rasa bahasa kedua istilah itu khusus ditujukan kepada kaum lelaki yang ke luar dari mulut perempuan. Kedua kata itu, "ngeleyed" dengan "cunihin" tidak bisa diterapkan untuk perempuan. Misalnya, "Si Anita mah cunihan ka lalaki teh" atau "Neng Kokom mah ngeleyed pisan".

Kedua kata itu, "ngeleyed" dengan "cunihin" berkonotasi negatif dari sisi "umpatan" atau sindirian dari kaum perempuan kepada kaum lelaki. "Ngeleyed" bisa diartikan lelaki pendiam, tapi sebenarnya suka banget menggoda perempuan dan celakanya berhasil terus. "Ngeleyed" lebih merupakan sifat lelaki yang, kasarnya, "playboy"-lah karena meski seperti pendiam, dia penakluk wanita juga.

Jika "ngeleyed" hampir tidak tampak ke permukaan, berbeda dengan "cunihin" yang justru dilakukan terang-terangan di muka umum, setidak-tidaknya dilakukan di depan perempuan yang menjadi sasaran. Rupa "cunihin" bisa diujudkan dalam bentuk siulan, colekan, perkataan yang "menjurus" (baca seks), tetapi laki-laki yang "cunihin" belum tentu jago menaklukkan perempuan. Bahkan, kaum perempuan bisa "eneg" duluan terhadap sikap "cunihin" laki-laki, apalagi yang berlebihan, "over" dan norak.

Lelaki yang "ngeleyed" belum tentu "cunihin". Meskipun pada akhirnya ia juga "cunihin", tetapi lelaki "ngeleyed" bisa menyembunyikan "kecunihinannya" dengan baik.

Nah setelah membaca jawaban ini, Anda yang bertanya bisa langsung meraba-raba atau mengira-ngira; jika Anda perempuan, termasuk golongan mana suami/kekasihi Anda itu, "ngeleyed", "cunihin" atau dua-duanya. Jika yang bertanya itu lelaki, sekarang Anda tinggal mengira-ngira masuk golongan mana. Tidak perlu disebutkan, sebab bagi saya yang juga laki-laki tidak berpengaruh sama sekali.

***

 

Ilustrasi via pixabay.com

7001 Views
Write your answer View all answers to this question