selasar-loader

(Tugas Esai) Apa solusi ketahanan pangan, ekonomi, dan energi di Indonesia?

LINE it!
Answered Sep 11, 2017

Essay Solusi Ketahanan Pangan, Ekonomi, dan Energi di Indonesia

Mahasiswa baru diwajibkan menuliskan sebuah essay dengan tema-tema yang menjadi sebuah permasalahan yang sedang dihadapi oleh Indonesia saat ini. Dalam penulisan essay ini diharapkan mahasiswa baru mampu menuangkan pemikirannya kedalam sebuah tulisan serta belajar mengenai cara penulisan karya tulis yang baik dan benar. Oleh karena itu di dalam penulisan essay ini, mahasiswa baru menuliskan essay disertai dengan latar belakang, isi, kesimpulan, dan daftar pustaka dengan bentuk paragraf bukan bentuk per bab, dari data-data yang didapatkan untuk essay tersebut. Mahasiswa baru akan mengerjakan essay ini secara online pada web Raja Brawijaya 2017 dan batas minimal penulisannya yaitu 1000 kata tidak termasuk daftar pustaka. Berikut tema dan judul penulisan essay yang dapat dipilih salah satu oleh mahasiswa baru.
 

Tema : Solusi Mahasiswa dalam Menangani 3 Permasalahan Pokok Indonesia” 
Judul : 
1. Mewujudkan Ketahanan Pangan Indonesia dengan Penerapan Pertanian Berlanjut
2. Mewujudkan Insentif bagi Masyarakat Sebagai Upaya Pemerataan Perekonomian Daerah
3. Pemanfaatan Energi Alternatif Sebagai Upaya Perwujudan Indonesia Bebas Polusi

Diharapkan dengan permasalahan yang diusung, mahasiswa baru bisa menjadi insan yang solutif dan mampu berinovasi dalam menyelesaikan 3 pokok pemasalahan yang ada di Indonesia. 

Dalam Essay tersebut cantumkan Nama, Cluster, dan Fakultas.


Nama : Olivia Heluri Yolanda Putri

Cluster : 6

Fakultas : Ilmu Budaya

Tema : Solusi Mahasiswa dalam Menangani 3 Permasalahan Pokok Indonesia

Judul  : Pemanfaatan Energi Alternatif Sebagai Upaya Perwujudan Indonesia Bebas Polusi

                Indonesia merupakan negara yang berkembang dengan wilayah yang luas serta populasi penduduk yang semakin meningkat. Dilihat dari hal tersebut tentu berpengaruh terhadap lingkungan alam negara Indonesia itu sendiri dan hal ini dapat berkaitan dengan kondisi udara yang ada, seperti dalam keadaan baik atau tercemar. Tingginya populasi penduduk yang ada juga berpengaruh terhadap polusi udara yang ada, karena dengan banyaknya penduduk maka tingkat kebutuhan penduduk terhadap saran transportasi atau pun alat-alat yang menggunakan energi dari bahan bakar yang ada di alam juga akan meningkat. Kondisi tersebut menyebabkan tingginya kebutuhan terhadap energi dari alam dan persediaan  energi dari alam itu akan semakin berkurang. Maka yang saat ini negara Indonesia butuhkan yaitu beralih pada energi terbarukan yaitu energi alternatif.

Energi merupakan kebutuhan dasar manusia, yang terus meningkat sejalan dengantingkat kehidupannya. Bahan bakar minyak/energi fosil merupakan salah satu sumberenergi yang bersifat tak terbarukan (non renewable energy sources) yang selama inimerupakan andalan untuk memenuhi kebutuhan energi di seluruh sektor kegiatan.Kekayaan sumber daya energi di Indonesia, yaitu tenaga air (Hydropower), panasbumi, gas bumi, batubara, gambut, biomassa, biogas, angin, energi laut, matahari danlainnya dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif, menggantikan ketergantunganterhadap bahan bakar minyak, yang semakin terbatas baik jumlah dan cadangannya.

Ditengah krisis energisaat ini timbul pemikiran untuk penganekaragaman energi (diversifikasi energi)dengan mengembangkan sumber energi lain sebagai energi alternatif untukpenyediaan konsumsi energi domestik.Indonesia memiliki beranekaragam sumber daya energi, sepertiminyak dan gas bumi, panas bumi (geothermal), batubara, gambut, energi air, biogas,biomassa, matahari, angin, gelombang laut dan lain lain. Potensi sumber daya energitersebut tersebar diseluruh daerah diIndonesia menurut karekteristik dankondisi geologinya. Secara umum dalam pemakaian/konsumsi energi di Indonesiamasih mengandalkan dan bergantung pada sumber daya energi minyak bumi.

Energi terbarukan harus segera dikembangkansecara nasional bila tetap tergantungan energi fosil, ini akan menimbulkansetidaknya tiga ancaman serius yakni: 1) Menipisnya cadangan minyak bumi yangdiketahui (bila tanpa temuan sumurminyak baru) 2) Kenaikan/ketidakstabilan harga akibatlaju permintaan yang lebih besar dariproduksi minyak, dan3) Polusi gas rumah kaca (terutama CO2)akibat pembakaran bahan bakar fosil.Kadar CO2 saat ini disebut sebagaiyang tertinggi selama 125,000 tahun belakangan. Bila ilmuwan masihmemperdebatkan besarnya cadanganminyak yang masih bisa dieksplorasi, efekburuk CO2 terhadap pemanasan global telahdisepakati hampir oleh semua kalangan. Halini menimbulkan ancaman serius bagikehidupan makhluk hidup di muka bumi.Oleh karena itu, pengembangan danimplementasi bahan bakar terbarukan yangramah lingkungan perlu mendapatkanperhatian serius.

Menurut Kholiq (2015:84) terdapat potensi energi alternatif yang terdapat di Indonesia diantaranya yaitu: energi panas bumi sebagai daerah vulkanik, wilayahIndonesia sebagian besar kaya akan sumberenergi panas bumi. Jalur gunung berapi yang membentang di wilayah Indonesia dapat menjadi salah satu energi alternatif terbarukan. Menurut Kholiq (2015:84) biasanya data energipanas bumi dapat dikelompokkan ke dalamdata energi cadangan dan energi sumber.Biaya investasi ada dua macam. Pertamabiaya eksplorasi dan pengembangansebesar 500-1.000 dollar AS/kW:1. Kedua, biaya pembangkit sebesar 1.500dollar/kW (kapasitas 15 MW), 1.200dollar/kW (kapasitas 30 MW), dan 910dollar/kW (kapasitas 55 MW).2. Untuk biaya energi dari panas bumiadalah 3-5 sen/kWh.

Indonesia memiliki potensi besaruntuk pengembangan pembangkit listriktenaga air. Itu disebabkan kondisi topografIndonesia bergunung dan berbukit sertadialiri oleh banyak sungai dan daerahdaerah tertentu mempunyai danau/wadukyang cukup potensial sebagai sumber energiair.Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) adalah salah satu teknologi yang sudahterbukti (proven), tidak merusak lingkungan,menunjang diversifikasi energi denganmemanfaatkan energi terbarukan,menunjang program penguranganpemanfaatan BBM, dan sebagian besarmemakai kandungan lokal.Besar potensi energi air di Indonesiaadalah 74.976 MW, sebanyak 70.776 MWada di luar Jawa, yang sudah termanfaatkanadalah sebesar 3.105,76 MW sebagianbesar berada di Pulau Jawa.

Selain kedua energi alternatif tersebut terdapat pula energi yang berasal dari tumbuhan atau bio energi. Menurut  Kholiq (2015:86) energi alternatif yang berasal dari tumbuhan yaitu Alkohol pada tahun 1995 DepartemenPertambangan dan Energi melaporkandalam Rencana Umum PengembanganEnergi Baru dan Terbarukan bahwa produksi etanol sebagai bahan baku tetes mencapai35-42 juta liter per tahun.Jumlah itu akan mencapai 81 juta liter per tahun bila seluruh produksi tetesdigunakan untuk membuat etanol. Saat inisebagian dari produksi tetes tebu Indonesiadiekspor ke luar negeri dan sebagian lagidimanfaatkan untuk keperluan industri selainetanol.

Selanjutnya yaitu Biodiesel, akhir tahun 2004 luas totalperkebunan kelapa sawit di Indonesia telahmencapai 5,3 juta hektare (ha) denganproduksi minyak kelapa sawit (crude palmoil/CPO) sebesar 11 juta ton. Perkembanganperkebunan sawit ini masih terus berlanjutdan diperkirakan dalam lima tahunmendatang Indonesia akan menjadiprodusen CPO terbesar di dunia dengantotal produksi sebesar 15 juta ton per tahun.Salah satu produk hilir dari minyaksawit yang dapat dikembangkan diIndonesia adalah biodiesel yang dapatdigunakan sebagai bahan bakar alternatif,terutama untuk mesin diesel.Dengan semakin tingginya hargaminyak bumi akhir-akhir ini, sudah saatnyaapabila Indonesia mulai mengembangkanbiodiesel, baik untuk konsumsi dalam negerimaupun untuk ekspor.

Selain itu terdapat pula energi alternatif Biomassa/Biogas. Biomassa merupakan sumberenergi primer yang sangat potensial diIndonesia, yang dihasilkan dari kekayaanalamnya berupa vegetasi hutan tropika.Biomassa bisa diubah menjadi listrik ataupanas dengan proses teknologi yang sudahmapan. Selain biomassa seperti kayu, darikegiatan industri pengolahan hutan,pertanian dan perkebunan, limbah biomassayang sangat besar jumlahnyapada saat ini juga belum dimanfaatkandengan baik.Munisipal solid waste (MSW) di kota-kotabesar merupakan limbah kota yangutamanya adalah berupa biomassa, menjadimasalah yang serius karena mengganggulingkungan adalah potensi energi yang bisadimanfaatkan dengan baik.Limbah biomassa padat dari sektorkehutanan, pertanian, dan perkebunanadalah limbah pertama yang palingberpotensi dibandingkan misalnya limbahlimbah padi, jagung, ubi kayu, kelapa,kelapa sawit dan tebu.

Dari berbagai energi alternatif yang ada masyarakat Indonesia sebagai sumber daya manusia yang baik harus menguasai perkembangan IPTEK agar pengolahan energi alternatif dapat dilakukan dengan tepat serta pemerintah mendukung pengolahan dengan memfasilitasi segala kebutuhan yang berkaitan dengan pengolahan energi alternatif. Dengan adanya energi alternatif tersebut maka polusi yang ditimbulkan tidak akan berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia, hewan bahkan tumbuh-tumbuhan apabila dapat dikelola dengan baik dan bijak dengan mempertimbangan segala aspek serta energi alternatif yang ada akan menjadikan lingkungan lebih nyaman.

428 Views
Write your answer View all answers to this question