selasar-loader

Apa yang membuat ngopi begitu populer di kalangan anak muda?

LINE it!
Answered Sep 07, 2017

Ibnu Zubair
Menolak tua dengan rutin tertawa

MBdgJHiEhP2RAZiAzF0aOnpX7YPvlNqD.jpgsumber foto: istimewa

Setahu saya sebelum datang istilah ngopi, lebih dulu ada istilah nongkrong, dari sini ada anak tongkrongan. Istilah yang lekat dengan anak-anak muda yang sering berkumpul disuatu tempat tertentu dengan intensitas yang cukup sering. Tongkrongan Anak Menteng misalnya, istilah yang begitu populer pada zamannya. 

Saya tidak tahu dimana mereka nongkrong, lalu kenapa begitu dikenal. Menurut teman saya yang mengaku anak menteng, tempat nongkrong anak-anak menteng berada dibeberapa lokasi di seputaran kawasan Menteng. Umumnya berlokasi dipinggir jalan dan ada pedagang kaki lima di sampingnya. Biasanya pedagang disitu akan menetap dalam waktu yang lama, bahkan berdagang secara turun temurun di tempat yang sama.

Setelah reformasi, istilah nongkrong masih sering di dengar, bahkan hingga saat ini. Tapi, nongkrong perlahan-lahan mulai berganti istilah dengan ngopi. Tempat-tempat nongkrong yang dulu menjadi titik kumpul anak-anak muda, masih tetap dijadikan sebagai tempat berkumpul, hanya penjaja kopi siap saji keliling pun sudah mulai menggeser peran pedagang makanan yang dulu menjadi idola. Selain memakan tempat yang besar, gerak pedagang makanan relatif lamban jika terjadi evakuasi mendadak. Berbeda dengan penjaja kopi instan, dengan modal sepeda, mereka dapat bergerak dan melesat dengan cepat dan cekatan.

Kebiasaan nongkronglah yang kemudian memperkenalkan istilah ngopi. Ngopi lalu menjadi trend dan populer. Sekalipun yang diseduh bukan kopi tapi jenis minuman lainnya, tapi aktivitas meminum sambil membuang waktu tersebut tetap disebut sebagai ngopi. Definisi ngopi tidak semata mengkonsumsi kopi, tapi sudah bergeser pada aktivitas berkumpul, berbincang, makan dan minum sesuatu. 

Berbeda dengan di kampung saya, ngopi masih diartikan sebagai meminum kopi, tidak yang lainnya. Tapi anak-anak muda yang suka nongkrong, mulai sesekali menggunakan istilah ngopi. Mungkin sejak kopi tambora masuk dalam daftar kopi enak dan layak diburu para penikmat kopi, maka keranjingan kopi dengan istilah ngopinya pun mulai terdengar.

Dugaan saya, ngopi adalah kata lain dari nongkrong yang cukup populer, dan itulah mengapa kemudian begitu piopuler di kalangan anak muda. Pasti masih banyak alasan lainnya.

310 Views
Justinus Novarianto

Kalau di kampung saya istilah nongkrong dan ngopi masih beda sih, soalnya kalo nongkrong tidak di warung kopi atau tidak minum kopi jarang dikatakan ngopi, kalau istilah kopdar atau kopi darat itu artinya tatap muka luring (luar jaringan/offline) yang itu memang tidak melulu minum kopi, saya kadang sekedar nge-teh,haha


mungkin ngopi jadi populer karena warung kopi memang bertebaran di mana-mana, saya ke pontianak, ke boyolali dan kota-kota lainnya, mau gede atau kecil, ketemu warung kopi terus, saya kurang tahu seberapa besar waralaba besar mempengaruhi tren ngopi ini (seperti starbuck, excelso, jco, dkk) atau malah pengusaha independen kecil yang menjamur, kebetulan saya memang suka kopi (baru saja bahagia dapat kiriman kopi dari papua) jadi tren menjamurnya warung kopi di mana-mana, saya terima dengan senang hati.

Selain itu saya rasa memang masuk akal sih kalau di Indonesia menjamur warung kopi, kan kita juga salah satu negara penghasil kopi yang terkenal, dari kopi luwak, kopi sumatra, kopi bajawa, dan kopi-kopi lainnya, masa negara kopi ga suka kopi, kayak orang palembang ga suka pempek dong, haha. 
  Sep 27, 2017

Write your answer View all answers to this question