selasar-loader

Selain berdemo dengan apa lagi kita sebagai mahasiswa melakukan aksi nyata demi membela rakyat Indonesia?

LINE it!
Answered Sep 06, 2017

Selain berdemo, dengan apa lagi kita sebagai mahasiswa melakukan aksi nyata demi membela rakyat Indonesia?


Ramadhan Rizky Putra
Mahasiswa FEB UMMgl

Pertanyaan klasik yang dulu juga pernah saya tanyakan kepada senior saya dulu ketika saya masih menjadi mahasiswa baru. Lalu saya mendapat sebuah jawaban yang lebih membingungkan lagi "tergantung jalur perjuangan mana yang kamu pilih", apa maksudnya tergantung jalan perjuangan yang saya pilih?

seiring berjalannya waktu, terbuka sedikit pandangan tentang bagaimana aksi nyata demi membela rakyat Indonesia melalui tukar pikiran dengan senior-senior, teman-teman seperjuangan, dan juga orang tua. Banyak hal-hal baru dan juga menginspirasi dari tukar pikiran tersebut. namun tukar pikiran juga tidaklah cukup, membaca buku-buku yang bertema tentang keadilan dan pembelaan kaum-kaum yang dilemahkan juga sangat membantu, 

Mungkin, tidak asing di telinga teman-teman tentang kemiskinan, kebodohan, dan kemrosotan moral di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Berdasar banyaknya saran-saran dan juga pemikiran-pemikiran baru, berdemo sudah jarang diminati oleh anak muda jaman sekarang, apalagi sekarang ada pemikiran bahwa "ah kalo berdemo nanti nilainya jelek, belum nanti ditangkap polisi, belum ini itu......" pokoknya banyak pemikiran negatif dulu untuk berdemo, eits tapi jangan underestimate dulu dengan mahasiswa tipe-tipe seperti ini, bisa jadi mereka leih baik dalam bersosialisasi dengan masyarakat.

Lalu, bagaimana cara mahasiswa berkontribusi selain berdemo? banyak, banyak sekali tergantung jalur mana yang mau dipilih, mau melalui jalur Humanis, Religi, atau Intelektual

Jika melalui jalur Humanisme, maka kita sebagai Mahasiswa dapat membela masyarakat dengan cara melaksanakan bakti sosial,  bakti sosial bisa dalam bentuk bantuan-bantuan bahan pokok masyarakat dan juga bisa dalam bentuk pengobatan gratis. cara-cara seperti ini dinilai lebih efektif di implementasikan di masyarakat karena masyarakat merasakan secara langsung manfaat-manfaat dari bansos-bansos tersebut. dan juga ini melatih sikap memanusiakan-manusia didalam diri mahasiswa yang semakin hari semakin apatis

Jika melalui Jalur Religius, maka mahasiswa perlu membangun masyarakat dari sisi religiusitas masyarakat dilingkungan tersebut. kenapa harus dibangun sisi religiusitasnya? karena semua aspek-aspek kehidupan masyarakat berdasar pada religiusitas. Maka, perlu dikuatkan religiusitas masyarakat yang ada dilingkngan tersebut, contohnya: pengajian, TPQ, dan juga menggiatkan kegiatan-kegiatan di sekitar masjid. Sehingga akan terbentuk lingkungan yang kondusif untuk menerapkan perubahan-perubahan positif di masyarakat

Jika melalui jalur Intelektual, maka mahasiswa harus mentrasnfer ilmu-ilmu yang mereka miliki dengan cara membuka kelas-kelas kecil yang isinya anak-anak yang masih perlu bimbingan belajar, membuat workshop-workshop tentang kewirausahaan dengan produk yang dapat dijual secara langsung. tentunya ini sangat mudah dilakukan di masyarakat dan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

mungkin itu jawaban saya tentang pertanyaan anda, mohon maaf jika banyak kesalahan 

Wassalamualaikum

269 Views
Write your answer View all answers to this question