selasar-loader

Benarkah Perang Yom Kippur adalah perang yang dilakukan demi perdamaian? Mengapa?

LINE it!
Answered Sep 06, 2017

Zulfian Prasetyo
Penikmat sejarah

Tony Stark dalam Iron Man pernah mengatakan petuah dari ayahnya, Howard Stark, "Peace means having a bigger stick than the other guy." 

ukwMkSR2ZuyeH0kWtZfOe6NAFSFWI2bd.jpg

Terlihat keren? Bisa jadi.

Namun, saya tidak yakin dengan pertanyaan ini. Perang adalah perang. Jika itikad perdamaian memang kuat, perselisihan antara Israel dengan negara-negara Arab seharusnya bisa diselesaikan di meja perundingan (meski Perang Yom Kippur membuahkan Perjanjian Camp David), bukan dengan menghamburkan bubuk-bubuk mesiu dan percikan darah di sana-sini.

Saya sendiri melihat Perang Yom Kippur sebagai upaya negara-negara Teluk untuk mengembalikan harga diri setelah mengalami kekalahan pada Perang Enam Hari. Pada akhir Perang Yom Kippur, Mesir dan Suriah masing-masing mengklaim kemenangan mereka atas Israel. Dengan demikian, kemuliaan negara-negara Teluk dianggap pulih. Mesir juga berhasil membawa situasi ini ke meja perundingan.

Di sisi lain, Perang Yom Kippur adalah perang peralihan dari klasik ke modern. Perang Yom Kippur juga menjadi medium unjuk gigi mesin-mesin perang baru, terutama persenjataan keluaran Amerika Serikat. Nah, kenapa Amerika Serikat ikut terlibat? Silakan Anda terka sendiri. ;)

 

Ilustrasi via escapematter.com

426 Views
Write your answer View all answers to this question