selasar-loader

Mengapa kendaraan roda dua dilarang melintas fly over?

LINE it!
Answered Sep 05, 2017

XZWLeLPLiZ9brm2WbMKZ38N6LVms7zAs.jpg

Boleh jadi, kalau diperbolehkan melintas di jalan "fly over", kendaraan roda dua alias sepeda motor akan menjadikannya tempat kebut-kebutan karena saat malam hari, jalanan itu agak lengang. Kalau diperbolehkan, jangan-jangan "fly over" akan mereka jadikan sirkuit balapan!

Sebenarnya, yang bagus itu difasilitasi, bukan dilarang. Daripada membiarkan sepeda motor menyesaki jalan umum hingga berebut dengan kendaraan roda empat, lebih baik dibuatkan "fly over" khusus untuk sepeda motor. Pelarangan sepeda motor di jalan-jalan protokol ibukota sebenarnya adalah tindakan "pilih kasih", toh pemilik sepeda juga sama-sama bayar pajak, bukan? Mengapa harus beda perlakuan saat melintas di jalanan protokol atau "fly over"?

Memang, tetap ada masalah ketika jalan protokol di bawahnya terlarang buat sepeda motor, padahal banyak kepentingan dari sepeda motor berada di jalan protokol, misalnya Go-Jek atau Grab Bike yang akan mengantarkan/menurunkan penumpang ke kantor-kantor di sepanjang jalan protokol itu.

Sepeda motor masih dipandang sebagai kendaraan alternatif termurah, efisien, dan lekas sampai tujuan dibanding menggunakan kendaraan umum yang dari sisi waktu kadang tidak bisa terkejar. Tapi sayangnya, kenyamanan dan kepraktisan yang ditawarkan kendaraan umum masih jauh dari harapan. Bus Transjakarta sudah berada di tengah kota dan bagus adanya, tetapi untuk sampai ke shelter-nya dari lorong-lorong kampung sudahnya juga minta ampun. Untuk itulah, sepeda motor menjadi pelabuhan terakhir.

479 Views
Dewi Damayanti

Setuju...  Oct 9, 2017

Pepih Nugraha

Thanks  Oct 9, 2017

Write your answer View all answers to this question