selasar-loader

Apa kelebihan kuliah di Institut Pertanian Bogor?

LINE it!
Answered Aug 30, 2017

Muhammad Andika Widiansyah Putra
Agribisnis IPB 2014 | Pegiat FLP Bogor | Peserta Rumah Kepemimpinan Bogor

Jika ditanya apa kelebihan kuliah di IPB, tentu sangat banyak. Setidaknya itu yang saya rasakan selama menimba ilmu di kampus pertanian ini. Meskipun rasanya lebih banyak hal yang tak mampu saya ungkapkan daripada yang mampu saya bagikan di sini. Setidaknya inilah yang saya rasakan selama menjadi mahasiswa di kampus yang katanya kampus rakyat ini:

1. Sebuah mindset baru tentang pertanian. Seringkali kita memandang jika pertanian merupakan lahan garapan/profesi yang kurang prospektif, bahkan tidak dilirik sama sekali. Notabene kita menganggap bahwa petani selalu identik dengan kemiskinan dan keterbelakangan di bidang pendidikan, padahal tidak selalu demikian, meskipun memang sebagian besar dalam kondisi seperti yang telah disebutkan di atas. Dan di sinilah peranan kita sebagai mahasiswa pertanian, untuk menjadi katalis bagi masyarakat petani untuk memperbaiki kondisi kehidupan mereka melalui potensi yang mereka miliki di kebun dan di dalam keluarga.

Hal itulah yang dibangun dalam diri mahasiswa di kampus ini, meskipun terkadang mahasiswa banyak yang lupa dengan hal tersebut.

2. Kita diajak untuk memahami kondisi pertanian, melihat langsung, serta berperan secara langsung di dalam usaha pengembangan potensi di wilayah-wilayah pertanian. Untuk hal ini akan kita peroleh saat berpartisipasi di program Kuliah Kerja Nyata yang diselenggarakan di masa transisi antara tingkat tiga dan tingkat empat masa perkuliahan.

3. Mahasiswa selalu didorong untuk bekerjasama dan menyadari bahwa kerjasama antar jurusan sangat diperlukan. Faktanya memang setiap bidang ilmu yang ada di IPB saling berkaitan dan melengkapi antara satu dengan yang lainnya, sehingga hal ini akan sangat mendukung si mahasiswa dalam mengembangkan atau memanfaatkan potensi diri setelah memasuki masa pasca kampus.

4. Mahasiswa IPB bisa menjadi apa saja. Itu yang saya temui setelah melewati fase KKN. Entah bagaimana ceritanya, tapi setiap mahasiswa IPB seakan-akan memiliki kemampuan itu. Saat terjun ke sawah, si mahasiswa mampu jadi penyuluh. Saat masuk ke masjid, si mahasiswa mampu jadi imam shalat dengan bacaan yang tentu lebih baik. Saat masuk ke tempat pengajian, si mahasiswa mampu untuk menjadi ustadz atau minimalnya guru ngaji. Saat masuk ke sekolahan, si mahasiswa mampu saat diminta mengajar mata pelajaran baik SD, SMP, SMA, bahkan TK/PAUD. Itu baru sebagian kecil. Belum lagi saat melihat bagaimana para mahasiswa mencoba menyelesaikan berbagai konflik yang ada di masyarakat. Mulai dari konflik di dalam organisasi kepemudaan, konflik antar masyarakat (mendamaikan), bahkan sampai konflik agraria atau konflik yang terjadi antara tiga kubu (petani-penyuluh-pemerintah). Jadi mahasiswa IPB itu wah banget! mungkin bisa dikatakan seperti itu.

5. Mahasiswa didorong untuk memiliki kemampuan berwirausaha. Ini yang rasanya menjadi salah satu kelebihan IPB jika dibandingkan dengan kampus lainnya. IPB menerapkan kurikulum dimana setiap mahasiswa akan dibekali ilmu kewirausahaan di semester pertama saat di kampus. Dimulai dari teori awal tentang wirausaha, kemudian konsep mengenai konsumen dan produk, diajak untuk mendatangi UKM-UKM di sekitar kampus, kemudian didorong untuk menciptakan minimal satu produk sebagai tugas akhir. Itu di tataran formal, belum di tataran informal. Maka tidak heran jika banyak dari mahasiswa IPB yang menjadi wirausahawan, dari skala kecil hingga skala super besar.

6. Masih banyak lagi, sayangnya saya bingung harus menuliskan yang mana dulu. Mungkin untuk merasakan itu semua, memilih masuk ke IPB sebagai tempat menimba ilmu bisa menjadi pilihan paling solutif. :)

Sekian.

281 Views
Write your answer View all answers to this question