selasar-loader

Apa perbedaan antara hidup di desa dan perkotaan?

LINE it!
Answered Apr 24, 2017

Hari Nugroho
Medical Doctor with Addiction Medicine training

OsGlm_mm9ZExXGTZ-xrprYp7Sr08DCtn.gif 

 

Sebenarnya tidak ada perbedaan antara hidup di desa dan di kota, sama-sama harus makan, melanjutkan keturunan dan melakukan suatu interaksi sosial. Yang membuat beda adalah bagaiamana kemudian orang yang tinggal di desa atau di kota bereaksi terhadap stimulus yang mereka terima, tentu stimulus ini bermacam-macam.

Saya mengalami episode hidup yang berbeda-beda, lahir hingga smp saya tinggal di pesisir utara pulau jawa, kabupaten kecil diantara tegal dan pekalongan, yaitu kabupaten pemalang. Sementara saat sma saya tinggal di salatiga, kota kecil yang di kelilingi gunung merbabu, gunung telomoyo, dan gunung ungaran. Baru selepas sma, saya tinggal selama 10 tahun di Jakarta yang panas dan sibuk. 2 tahun bekerja, saya memutuskan pindah ke rumah dinas di Kabupaten Bogor, di tengah dua gunung, Salak dan Gede Pangrango.

Perbedaan yang saya rasakan tentu saja ada, Pemalang dengan budaya pesisirnya, sangat-sangat religious di satu sisi, dan agak kasar disisi lainnya. Sebaliknya Salatiga kota kecil di tengah gunung ini budaya Jawa Tengah sangat kental, orang-orang satu kampung akan saling menyapa dan meminta ijin ketika lewat, atau justru menawarkan untuk mampir. Hal ini sangat beda dengan budaya jawa di pemalang, hal-hal demikian tidak sekental ketika saya hidup di Salatiga. Meski orang-orang juga masih saling mengenal meskipun dari kampung yang agak jauh. Jakarta yang sibuk, sangat hiruk pikuk, orang banyak konsentrasi dengan usahanya mencari nafkah, kadang interaksi menjadi begitu minim, bahkan saling tidak kenal meski tetanggaan.

Memang hidup di kota besar seperti Jakarta banyak kebutuhan yang dapat diakses dengan mudah, kemajuan teknologi begitu mewarnai, meski tak semua warganya juga melek dengan teknologi tersebut, namun kehidupan di desa atau di kota kecil juga bikin kangen, dengan suasana alamnya, cara masyarakatnya berinteraksi, serta ketulusannya yg membekas.

Yang jelas di desa maupun di kota, masyarakat Indonesia masih dikenal sebagai masyarakat yang ramah, dan senang membantu. Semoga tetap demikian selamanya.

(keterangan gambar Via kaskus.co.id)

163 Views
Write your answer View all answers to this question