selasar-loader

Apa cita-cita Anda sewaktu masih kuliah dan apakah berubah setelah 1 tahun bekerja?

LINE it!
Answered Aug 25, 2017

Ma Isa Lombu
Alumni Salah Satu Universitas Negeri di Depok

kDYmenp2Rd19tXB-eBu0Ba5loFo94jrw.jpg

Sejak SMA, saya bercita-cita menjadi business man. Karena cita-cita itulah saya memutusakan untuk kuliah di sekolah bisnis yang (ditengarai) memiliki reputasi paling baik di Indonesia, Fakultas Ekonomi (dan Bisnis) Universitas Indonesia. Tempat saya dan banyak orang besar lain di Indonesia dalam menuntut ilmu. 

Jadi sebenarnya cita-cita apa yang akan saya canangkan sebenarnya bukan sejak mengenyam bangku perkuliahan, tetapi justru sejak di tahun-tahun ketika SMA dahulu. Nah, menjadi business man dalam pandangan saya dahulu se-sederhana menjadi seorang pedagang, baik barang ataupun jasa. Sangat sederhana.

Sampai akhirnya saya ketahui kemudian (dalam akumulasi informasi selama kuliah) bahwa menjadi pengusaha yang benar adalah menjadi seorang value creator yang dapat mengubah bencana menjadi peluang, mentransformasi keadaan yang good menjadi great, atau memecah kebuntuan menjadi jalan keluar untuk banyak orang. 

Tidak sesederhana menjual barang dan jasa. Salah kaprah yang cukup fatal.

Dengan definisi yang semakin luas inilah maka secara logis saya membutuhkan "bekal" yang cukup agar ketika waktunya tepat nanti, proses value creation bisa saya lakukan dengan mudah dan optimum. Untuk itu saya memutuskan untuk menginvestasikan diri saya untuk "belajar" di beberapa "kampus" setelah lulus kuliah. 

Saya pernah "belajar" di lingkungan universitas, perusahaan komersil, NGO sampai belajar langsung selama lebih dari satu tahun ke salah satu professor di FEB UI. 

Jadi jika pertanyaannya adalah apakah terjadi perubahan cita-cita ketika masih kuliah dan ketika paska kuliah, terutama sejak 1 tahun berada di lingkungan paska kampus, jawabannya adalah tidak. 

Pekerjaan yang saya lakukan dari tahun pertama kuliah hingga hari ini, merupakan rangkaian jalan menuju cita yang saya citakan sebelumnya. In line dan konsisten.

173 Views
Selamet Hariadi

Berarti, analisi diri sejak awal dirasa cukup penting untuk mewujudkan cita-cita yang tepat sesuai potensi diri  Aug 27, 2017

Ma Isa Lombu

Saya rasa demikian bro. We've to start from the end  Aug 28, 2017

Write your answer View all answers to this question

Author Overview


Ma Isa Lombu
Pendiri selasar.com | Alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia