selasar-loader

Bagaimana pendapatmu tentang transportasi KRL di Jabodetabek?

LINE it!
Answered Aug 22, 2017

Ibnu Zubair
Menolak tua dengan rutin tertawa

 

KRL sumpek sesak dan penuh aroma kurang sedap. Lalu lalang orang jualan seperti pasar, belumlagi pengemis dan peminta-minta silih berganti. Untung masih ada pengamen yang sesekali menghibur, meski umumnya bernyanyi dengan suara fals dan ngak banget. Apalagi kalau alat bantu yang digunakan hanya tepuk tangan, semakin membuat KRL moda yBKC9Xx2R5XvjBKB_HcL29UGuyFsgIZP.jpgtransportasi yang tidak akan pernah direkomendasikan. Soal tiket, ngak perlu repot-repot, toh antar satu pemberhentian dengan pemberhentian berikutnya tidak terlalu jauh, jadi bisa kucing kucingan dengan petugas tiket. Kalau mau nyaman sedikit, kita harus menggunakan KRL berAC yang berhenti tidak sembarang stasiun, dan tidak ramah kocek untuk kelas bawah.

Tapi itu cerita dulu ketika saya masih rutin ke Pasar Minggu menggunakan kereta api. KRL memang seperti itulah kondisinya, kalaupun ada penumpangnya itu karena tidak ada transportasi lain yang lebih mudah untuk menjangkau Jakarta. Sekarang sudah jauh berbeda. KLR lebih ramah, kabin bersih, AC menyala terus dan hampir jarang gangguan perjalanan. Selain itu, tidak ada lagi penumpang yang naik ke atas atap kereta seperti yang dulu sering kita lihat. Untuk masuk ke ruang tunggu KRL memerlukan tiket yang tidak bisa dipalsukan, karena terhubung dengan sistem online.

Lalu lalang pedagang, pengamen dan pengemis mustahil kita temui saat ini. Bahkan sepeda pun harus yang dilipat yang boleh masuk, itupun sedikit tersendat oleh pertanyaan kecil dari petugas yang cukup rutin menyapa penumpang yang membawa barang. Selain itu, ketepatan waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan telah menjadi kebiasaan KRL masa kini.

Hanya saja penumpukan penumpang masih sulit dihindari, terutama di jam-jam berangkat dan pulang kerja. Karena itu naiklah KRL diakhir pekan di bukan pada pagi atau sore hari, atau menggunakan KRL pada malam hari, sehingga kita akan rasakan lengang dan enaknya menggunakan KRL. Saya sering bepergian dengan KRL pada saat-saat senggang, sehingga kesempatan untuk selfie lebih banya.

314 Views
Write your answer View all answers to this question