selasar-loader

Saat Anda mencintai orang yang sudah memiliki pasangan, lanjutkan atau sudahi saja?

LINE it!
Answered Apr 14, 2017

Baskoro Aris Sansoko
Cinta itu Ada di Segala Spektrumnya

kqsG8BL_Zv7iPByjTYSm0MhkINH-H7ae.jpg

via kompasiana.com (FR)

Hanya sekadar mencintai, kan? Maka lanjutkan saja jika memang cinta itu belum pergi. Tidak ada yang salah tentang perasaan kok. Yang salah adalah jika ada tindakan untuk memisahkan seseorang yang dicintai dengan pasangannya di luar atau di dalam pernikahan. Setidaknya, salah dari sudut pandang nilai dan norma sosial yang sedang berlaku pada umumnya hari ini. Sebab seingat saya di beberapa budaya, merupakan tindakan yang sah-sah saja untuk merebut pasangan orang lain melalui cara yang diakui oleh budaya setempat. Walaupun, sayangnya, yang menjadi objek perebutan adalah perempuan. Laki-laki tidak menjadi objek perebutan.

Saya pernah mencintai orang yang sudah memiliki pasangan. Tidak ada hasrat untuk menikung atau merebut dia dari pasangannya. Sama sekali tidak ada. Hanya saja, barangkali ini tindakan yang salah, saya sempat menyatakan apa yang saya rasakan padanya. Memberikannya hadiah satu tangkai mawar merah yang aku susun dalam sebuah kotak kecil berwarna merah juga beserta surat yang isinya doa dan harapan terbaik untuknya. Pacarnya tahu itu, kemudian marah besar, benar-benar khawatir aku akan merebut perempuan tersebut.

Hingga suatu ketika aku merasa perempuan ini mulai ada sedikit goyah (yang aku rasa ini aku cuma GR), kemudian entah tiba-tiba saja aku mundur perlahan. Tidak lagi komunikasi, tidak lagi apapun. Cuma sekadar melihatnya lewat akun media sosialnya saja. Walaupun ketika bertemu, kadang masih ada deg sekilas. Tapi aku rasa memang ya sudah biasa saja.

Toh dari awal, aku memang tidak ada keinginan untuk memiliknya. Sekadar mencintai tidak harus untuk memiliki kok.

343 Views
Write your answer View all answers to this question