selasar-loader

Mengapa kita cenderung mengantuk setalah makan? Apa kaitannya?

LINE it!
Answered Apr 12, 2017

Hari Nugroho
Suka single origin kopi Indonesia

Image result for insulin

via NetDoctor.co.uk (FR)

Habis makan menguap dan terasa ngantuk adalah pengalaman yang sering kita rasakan, apalagi jika setelah makan mengikuti sesi kuliah atau seminar, dunia terasa lambat, kelopak mata seolah beratnya berton-ton. Lalu apakah yang membuat kita makin mengantuk setelah makan? ada beberapa penjelasan ilmiah secara neurobiologi yang dapat kita simak.

Pertama adalah setelah kita makan, atau terjadi peningkatan jumlah makanan yang kita konsumsi, akan terjadi peningkatan jumlah insulin yang dilepaskan untuk memproses glukosa dari makanan yang dicerna. Peningkatan jumlah insulin ini akan menyebabkan pula peningkatan jumlah serotonin dan melatoonin di dalam otak yang berhubungan dengan timbulnya rasa kantuk.

Yang kedua, pada saat kita makan makanan yang tinggi karbohidrat, berlemak, maupun mengandung banyak gula, akan memicu respon saraf saat makan tersebut masuk ke dalam usus halus. Respon ini disebut juga respon parasimpatetis, yang memerintahkan tubuh kita untuk melambatkan proses metabolisme, dan fokus pada proses pencernaan. 

Para peneliti juga menemukan bahwa di daerah hipotalamus otak ada kelompok sel otak yang disebut sebagai neuron orexin yang memproduksi protein yang disebut orexin. Kelompok sel otak ini sangat sensitif dengan perubahan jumlah glukosa, dan seringkali meninggi setelah makan besar. Orexin ini di dalam otak akan memoderasi proses terjaga atau mengantuknya otak kita. 

Oleh karena itu, jika tidak ingin terlalu mengantuk setelah makan, makanlah secukupnya saja, tidak berlebihan, dan kurangi makanan yang tinggi karbohidrat, atau banyak mengandung gula, serta berlemak tinggi, makanlah cukup sayuran dan buah supaya kenyang lebih lama, sehingga membuat kita dapat menahan diri untuk banyak ngemil atau makan dalam jumlah berlebihan.

446 Views
Write your answer View all answers to this question