selasar-loader

Apa risiko terlalu sering meminum kopi?

LINE it!
Answered Apr 12, 2017

Hari Nugroho
Suka single origin kopi Indonesia

5J9liikMLILkVcMY2EJ39cQjwkLoT-ir.jpg

 

Meminum kopi telah menjadi budaya sejak lama, apalagi di masa sekarang, dimana kedai kopi menjamur diberbagai sudut kota, baik jaringan kedai kopi besar, ataupun kedai kopi kecil bahkan hanya sekedar tukang keliling dengan thermos dijinjing dan rentetan kopi yang tergantung.

Banyak penelitian yang mengungkapkan manfaat meminum kopi bagi kesehatan, namun banyak pula penelitian yang mengungkap efek tidak baik jika terlalu banyak mengkonsumsi kopi.

Zat aktif dari kopi adalah caffeine, caffeine ini tak hanya terdapat di dalam kopi, namun juga pada teh, minuman soda, serta minuman energy. Dengan demikian intoksikasi caffeine sangat mungkin terjadi pada kita, apalagi jika banyak mengkonsumsi jenis-jenis minuman tersebut. Dan caffeine ini termasuk dalam jenis stimulant.

Sama seperti stimulant lainnya, caffein akan mempengaruhi jumlah neurotransmitters di dalam otak, khususnya merangsang pengeluaran dopamine lebih banyak. Memang jika dibandingkan dengan zat stimulant lain, jumlah dopamine yang dikeluarkan di otak cenderung jauh lebih sedikit. Oleh karena itu National Institute on Drug Abuse (NIDA) menyatakan kalau caffein ini tidak bikin kecanduan karena hal tersebut, meskipun jika menghentikan konsumsi caffein dapat menyebabkan gejala-gejala putus zat.

Mayo clinic di Amerika, menganjurkan konsumsi caffeine tidak lebih dari 400 mg per hari, hal ini setara dengan konsumsi 4 cangkir kopi seduh atau 10 kaleng minuman energy atau soda. Tentu harus dipertimbangkan juga masing-masing kopi mempunyai kadar caffeine yang berbeda-beda, akan lebih baik jika hanya 1 atau 2 cangkir kopi yang kita konsumsi dalam sehari

Lalu apa yang terjadi jika konsumsi kopi kita berlebihan? Berbagai efek akan kita rasakan ketika konsumsi kopi kita berlebihan, diantaranya adalah :

1. Jantung berdebar-debar, tidak heran hal ini terjadi karena kopi (khususnya caffeine) memang merupakan stimulan yang akan meningkatkan aktifitas jantung dan berwujud dengan denyut jantung yang lebih cepat, serta peningkatan tekanan darah.

2. Gelisah, dan cemas dapat terjadi ketika konsumsi kopi berlebihan.

3. Kejang otot, salah satu studi menemukan bahwa kejang otot sering terjadi pada konsumsi kopi berlebihan, otot kelopak mata salah satu yang tersering mengalami, sehingga terlihat seperti banyak berkedip atau berkedut.

4. Gangguan tidur, atau insomnia dapat terjadi pada over consumption caffeine.

5. Peningkatan tekanan intra okular atau tekanan bola mata. Peningkatan tekanan bola mata yang terus menerus dapat menyebabkan terjadinya gloukoma yang bisa berakibat kebutaan. 

6. Halusinasi. Sebuah studi menemukan bahwa orang yang kebanyakan konsumsi caffeine dapat mengalami halusinasi khususnya halusinasi auditorik, mendengar sesuatu seperti nyanyian dan lain-lain.

7. Osteoporosis. Meskipun bukti ilmiahnya belum kuat, namun diyakini bahwa konsumsi kopi berlebihan akan mengganggu penyerapan kalsium, yang dapat berakibat pada gangguan tulang khususnya pada orang-orang tua.

8. Gangguan lambung. Bagi orang yang sensitif, konsumsi kopi yang banyak dapat mengiritasi lambung.

Demikian diantara kerugian jika kita mengkonsumsi kopi dalam jumlah berlebihan. Ada baiknya kita mengkonsumsi 1 - 2 cangkir kopi saja dalam satu hari, supaya mendapat manfaat dari kopi tersebut.

 

108 Views
Write your answer View all answers to this question