selasar-loader

Mengapa angka begitu ajaib dan mengagumkan?

LINE it!
Answered Apr 06, 2017

Naufan Nurrosyid P
Pernah menjadi tukang bebersih di Lab TheoComp ITB

VabMxx49Bl9n9_0Om1iU9YVBE6KAIglF.jpg

Angka via Liputan6.com (FR)

Angka begitu ajaib dan mengagumkan karena manusia membutuhkan pembenaran dan terus memperhitungkan segala hal. Manusia memerlukan pembahasaan yang exact dan universal untuk mengakomodasi dua hal di atas, yang akhirnya lahirlah matematika dengan menggunakan angka sebagai karakter utamanya.

Angka begitu ajaib karena 'benda' ini mempunyai nilai yang pasti. Jika kita berkata banyak, atau sedikit, belum tentu sama dengan tanggapan Bos kita, tetapi angka 24.573 akan selalu berarti 24.573 menurut Si Boss atau siapapun.

Atau ketika Si Wanita ingin lelaki yang tinggi, belum tentu Mas Rob yang tingginya 165 cm bisa mendaftar. Namun ketika wanitanya memberi standar 160 cm, pasti lah Mas Rob bisa mendaftar. Entah dia akan ditolak karena parasnya, kita sampingkan itu. Intinya adalah, pembenaran dari sesuatu telah terfasilitasi oleh angka.

Angka begitu mengagumkan, juga karena ia menopang bahasa paling universal di dunia, yakni Matematika. Dengan angka, kita bisa berbicara menggunakan satu bahasa yang dimengerti di seluruh negara. 1+2=3, akan berlaku sama di Belanda, Zimbawe, atau Pakistan.

Besaran kecepatan cahaya dalam ruang hampa akan selalu 299 792 458 m·s−1, pun demikian dengan besaran Planck akan selalu bernilai 6.626 070 040(81) × 10−34 J·s, di mana pun kita berada, entah di Brazil, Somalia, ataupun di Amerika sana.

Maka dengan angka, manusia sedang berkomunikasi dengan bahasa yang sangat universal.

Lalu bagaimana dengan sifat manusia yang satunya?

Ya, manusia akan terus memperhitungkan sesuatu. Kita menghitung setiap rupiah yang kita gunakan untuk memenuhi kebutuhan bulanan. Kita menghitung jam berapa akan berjumpa dengan klien. Kita menghitung umur berapa keponakan yang akan kita kado, kita juga menghitung setiap kalori yang akan kita makan untuk kepentingan diet.

Ras kita akan terus menghitung dan angka menjadi solusi dari kebiasaan itu. Itulah kenapa manusia akan terus terhubung dengan angka dan akan mendapatkan keajaiban darinya.

Oh, sebagai tambahan, sebagai masyarakat yang hanya boleh percaya pada bukti ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan, angka telah mengambil peran krusial. Baik di bidang, fisika, biologi, astronomi, permesinan, kita akan terus mencari pembuktian menggunakan angka.

Semua pembenaran terkait bukti ilmiah di bidang sosial, seperti politik, psikologi, hukum, juga pemerintahan, adalah tentang angka.

Karena dengan angka kita bisa mengetahui seberapa besar ketimpangan sosial, mengetahui seberapa diterima teori tentang generasi, seberapa banyak punishment berpengaruh pada warga, atau apa pun. Segala bidang akan terus bersentuhan dengan angka.

Terlebih area digital teknologi, seperti Selasar ini.

Bisa saya bilang bahwa manusia di dalamnya adalah otak, maka angka adalah sel yang membangun jasad dari Selasar itu sendiri.

Ajaib dan mengagumkan, bukan?

:)

#A2A

254 Views
Write your answer View all answers to this question