selasar-loader

Mengapa orang Bukittinggi menolak disebut 'Orang Padang'?

LINE it!
Answered Apr 07, 2017

Yasser Arafat
Minang tulen, penyelam sekaligus peneliti ekosistem terumbu karang, traveller❤

XKfuA0Znyfo5103R6J036pVvUlXhSV_J.jpg

Maaf uda Arfi Bambani baru bisa menjawab sekarang :)

Mengapa orang Bukittinggi menolak disebut 'Orang Padang'?

Karena Bukittinggi itu kotanya orang Agam (kabupaten), bukan kotanya orang Padang (kota).
 
Seperti tertulis pada penggalan lagu berjudul "Andam oi" 

Andam oi andam..
Andam oi andam..
Andam oi andam oi andam oi..

Bukittinggi koto rang agam yo andam oi
Mandaki janjang ampek puluah
Babelok jalan ka malalak
Babelok jalan ka malalak...dst...

CMIIW, saya minang tulen tapi besar di rantau, sepertinya sejak jaman dulu, sebelum saya lahir, sudah menjadi kebiasaan yang entah kapan dimulainya, di tanah Jawa sebutan untuk orang perantauan dari Sumatera Barat atau Minangkabau 'ter-representasi-kan' dengan sebutan orang Padang, Sebenarnya sumatera barat atau minangkabau itu sendiri sangatlah luas dan tidak bisa terwakili hanya oleh padang saja :). Menurut saya sebutan tersebut untuk memudahkan menjawab saja, karena terkadang malah ditanyakan kembali, misalnya seperti ini, "ooo abang orang padang, padang nya dimana?, dan dijawab kembali "padang nya di pariaman" hehehehe. Padahal untuk menjelaskan detail tentang asal kampung di pariaman itu sendiri begitu luasnya, ada jorong dan nagari serta desa dan lainnya. Hanya orang minang tulen lah yang mengerti hal ini. :)

Untuk informasi tambahan, kampung asal Ibu saya sendiri (yang berarti menjadi kampung saya karena orang minang menganut matrineal), berasal dari Nagari Koto Kaciak (https://id.wikipedia.org/wiki/Koto_Kaciak,_Tanjung_Raya,_Agam), terletak di selingkaran Danau Maninjau. Nah. kalau beliau ditanya (oleh bukan orang minang) kampungnya dimana, beliau sering menjawab berasal dari Bukittinggi, entah kenapa begitu..asumsi saya, mungkin karena Bukittinggi sudah terkenal lebih dulu, atau mungkin juga karena jika dijawab terlalu detail orang yang bertanya tersebut tidak akan tahu/akan cukup sulit menjelaskannya detail lokasinya. Tapi kalau yang bertanya itu adalah orang minang tentu akan berbeda cara menjawabnya. Akan lebih detail jawabannya.

Jadi panggilah orang Bukittinggi itu orang Agam! :D

371 Views
Write your answer View all answers to this question