selasar-loader

Kenapa dalam Islam kalau mau bercerai ada masa iddah, kalau pernikahan tidak ada masa percobaan dulu?

LINE it!
Answered Apr 04, 2017

Mhd Fadly
Freelancer, penulis

0lB0p-yLLt-8eR0wmd5T4ma1ycTTSoFv.jpg

via republica.co.id (FR)

Iddah berbeda dengan percobaan pra-pernikahan.Jadi, tidak bisa disamakan antara iddah dengan percobaan pra pernikahan. Saya rasa pertanyaannya sudah ada kesalahan dan menurut saya redaksi "kalau mau bercerai ada masa iddah" kurang benar, yang benar adalah setelah bercerai ada masa iddah.

Akan tetapi saya akan jawab diantara hikmah dengan adanya iddah (masa tenggang setelah jatuhnya talaq) dalam islam. Hikmah terbesar dari iddah bagi kehidupan manusia adalah kejelasan nasab (garis keturunan). Bagi wanita yang hamil bila ia di talaq ketika hamil maka masa iddah setelah melahirkan agar jelas bahwa nasab anak yang dikandungnya adalah suami yang menceraikannya sebelum ia menikah kembali. Bagi wanita yang tidak hamil bila ia ditalaq maka masa iddah nya adalah 3 kali suci atau kisaran 4 bulan, artinya islam sangat menjaga garis keturunan hingga menunggu 3 kali masa suci (mens) untuk memastikan wanita yang di talaq tersebut tidak dalam keadaan mengandung benih dari suami yang menceraikannya.

Berbeda dengan percobaan pra pernikahan, bila itu terjadi dan di halalkan berhubungan layaknya suami istri dan hasila dari percobaan tersebut mereka ingn berpisah sedang dari hasil berhubungan mereka si wanita sudah berisi maka ini adalah suatu kehancuran. Artinya, islam tidak akan pernah menghalalkannya, toh, diadakannya iddah itu untuk menjaga keturunan, kalo ada nya pra-pernikahan malah justru kebabalasan,.

388 Views
Write your answer View all answers to this question