selasar-loader

Ke manakah kiblat politik PPP Versi Romi pada Pilkada Jakarta putaran dua?

LINE it!
Answered Mar 29, 2017

PPP versi pada Pilkada DKI Jakarta putaran pertama mendukung Agus-Sylvi. Setelah Agus-Sylvi kalah dukungan PPP versi Romi akan diperebutkan Anies-Sandi dan Ahok-Djarot

w3VlFWP819T8V_4TjMzXL2X1u0_YlNRU.jpg


Arifki Chaniago
Political Commentator

Image result for Pilkada Jakarta

via shopback.co.id (FR)

PPP pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua menjadi partai penentu kemenangan Anies-Sandi dan Ahok-Djarot. Mengapa demikian? Setelah Partai Demokrat memutuskan netral pada Pilkada putaran kedua, jelas hal ini menjadi ajang tarik menarik partai pendukung Agus-Sylvi bagi pasangan no urut dua dan tiga. PPP mengambil peran penting pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Apakah partai ini mendukung Ahok-Djarot atau Anies-Sandi? Secara dukungan, PPP versi Djan Faridz sejak awal mendukug Ahok-Djarot, sedangkan PPP Versi Romi Pilkada DKI Jakarta putaran pertama mendukung Agus-Sylvi.

Setelah Agus-Sylvi kalah, kubu PPP langsung merapat ke Anies-Sandi baru Haji Lulung, sedangkan Romi sebagai perwakilan institusi belum mendeklrasikan diri—meskipun kabar yang beredar akan merapat ke Ahok-Djarot. Pilihan politik yang dipilih PPP versi Romi bisa jadi bagian dari langkah politis. Selain PPP kubu Djan Faridz lebih awal mendukung Ahok-Djarot, PPP ingin mengamankan jabatan menteri yang dipegang kadernya di kabinet kerja. Selain itu, PPP versi Romi harus berterima kasih kepada pemerintah yang menjauhkan pengaruh Surya Dharma Ali (SDA) dari PPP.

PPP versi Romi yang mengambil posisi pada Pilkada DKI Jakarta putaran pertama berada dikubu Agus-Sylvi. PPP versi Djan Faridz ingin mengambil hati pemerintah dengan mendukung Ahok-Djarot sejak dari awal. Agar perjuangan PPP versi Djan Faridz legal dibandingkan PPP versi Romi, tawar-menawar PPP versi Djan Faridz dan Romi bisa dijadikan persatuan dengan instrumen dukungan kepada salah satu calon. Peluang Ahok-Djarot lebih besar menyatukan kedua kubu ini dibandingkan Anies-Sandi. Oleh karena itu, keputusan PPP untuk mendukung Ahok-Djarot pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua lebih dominan langkah politisnya dibandingkan ideologis yang mempertimpangkan nasib konstituennya.

Bagi pasangan Ahok-Djarot netralnya Partai Demokrat pada Pilkada DKI Jakarta putaran dua sangat menguntungkannya. Apalagi jelasnya sikap PPP versi Romi mendukung Ahok-Djarot nanti. Hal ini menjadi penangkal paling mujarab yang digunakan Ahok atas dugaan penistaan agama yang dilakukan di Kepulaun Seribu.

349 Views
Write your answer View all answers to this question