selasar-loader

Kenapa orang Indonesia keturunan Arab sering lebih dianggap orang asli Indonesia dibandingkan orang Indonesia keturunan Cina?

LINE it!
Answered Mar 22, 2017

Ray Rahendra
digital strategist, writer, Juventus, marketeer

o3IKDHl04SkUpoAhN5QihXEBkuorOYXz.jpg

Karena sebagian dari kita masih sangat mudah dipengaruhi dengan citra, stiker, dan predikat. Predikat orang Arab adalah sama karena memiliki satu agama. Citra orang Cina adalah pelit. Stiker keduanya adalah orang Cina itu pendatang dan orang Arab adalah pribumi.

Pencitraan sudah ditanam entah dari kapan tau sampai akhirnya menurun ke beberapa turunan dan sampailah kepada kita. Sudah berapa kali, coba, kita dengar omongan seperti "Orang Cina pasti kaya" atau "Oh orang Cina sih, pasti punya usaha. Karyawannya orang lokal." Sering, toh? Saya sering. Dari mulai nenek, tante, om, dan teman menceritakan hal yang sama. Intinya adalah memberi stiker, memberi citra, memberi predikat.

Hal yang sama berlaku pada keturunan Arab di Indonesia. Karena agamanya sama, karena budayanya (banyak yang merasa) sama, mereka jadi dianggap orang asli Indonesia. Padahal, gak gitu juga.

Saya pribadi gak memihak kemana-mana, sih. Selama orang itu memang tinggal di Indonesia secara resmi, punya KTP, punya KK, ya sudah. Mereka orang Indonesia. Wong semuanya sama, kok. Ya, tho? Lagipula, saya percaya, baik-buruknya orang itu kembali pada pribadinya masing-masing. Mau seagama, mau serumpun, kalau memang hatinya jahat, ya pasti jahat. Mau orang Cina atau orang Jepang sekalipun kalo memang niatnya jelek, ya pasti jelek. Mau itu orang pribumi sekalipun kalo memang berniat merugikan, ya pasti merugikan. Jadi, intinya kembali lagi ke persona masing-masing orang.

4MMGXPxMiiQvDseAaykmJg9TDuDn2I9X.jpg

Akhirnya, semoga generasi sekarang bisa menghapuskan citra, stiker, dan predikat yang udah ada dari puluhan tahun lalu, yang kalo saya runut, timbul karena iri dan kecemburuan sosial.

Saya selalu mengajarkan begini ke setiap teman yang selalu melihat orang Cina dengan kesal dan selalu memandang orang Arab dengan girang, "Coba kau lihat orang Cina seperti kau sedang melihat orang Arab, dan coba kau pandang orang Arab sebagaimana kau sedang memandang orang Cina".

579 Views
Write your answer View all answers to this question