selasar-loader

Apakah buku akan punah dengan adanya teknologi digital?

LINE it!
Answered Mar 22, 2017

2AKSnP8Jq6eqzelXVSd_jqKZ60kDC9A7.jpg

Buku dan ebook mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri yang mewakili teknologi cetak dan digital.

Rasanya dua hal ini masih mempunyai fans-nya masing-masing. Ada 'seni' tersendiri pada buku cetak yang tidak dapat diraih oleh versi digital, yakni warna, tekstur, aroma, bentuk penjilidan, teknik cutting, dan lain sebagainya. Membaca buku cetak biasa tanpa adanya baterai dan listrik juga bisa dilakukan ketimbang ebook—yang tentu saja menjadi kelebihannya.

Namun, memang, pencarian pada ebook yang digital memang lebih mudah untuk dilakukan jika kita diharuskan demikian—macam pencarian topik pada kamus, sebagai referensi dll. Kelebihan yang sekaligus menjadi kelemahan dari ebook adalah mudah digandakan dan dihapus (atau terhapus/error), sehingga relatif terlihat 'murah' dan seringkali dianggap 'tak bernilai' karena hampir tak memerlukan biaya untuk perawatannya—kecuali keharusan menggunakan fungsi storage yang kini bisa macam-macam bentuknya, bahkan juga via cloud.

Tetapi, selalu akan ada orang yang tertarik terhadap teknologi 'masa lalu', seperti teknik fotografi lubang jarum yang bahkan mulai menarik perhatian, bahkan ketika banyak orang sudah disibukkan dengan berbagai teknik fotografi digital. Jadi rasanya segala yang konvensional semacam ini tak akan mudah ditinggalkan, karena memang ada orang yang suka dengan hal-hal yang otentik.

250 Views
Ag Prasetyo

Perkembangan terbaru: http://money.cnn.com/2017/04/27/media/ebooks-sales-real-books/index.html  Apr 28, 2017

Write your answer View all answers to this question