selasar-loader

Seperti apakah Indonesia 100 tahun lagi di kepala Anda?

LINE it!
Answered Mar 21, 2017

Kalau bisa spesifik di 1-2 cases aja. Bisa sesuai bidang masing-masing, bisa juga sesuai imajinasi. Dan gak harus teknologi.

Misal: Gojek jadi perusahaan yang nganterin paket antar galaksi dengan fitur Go-Planet atau Go-Komet. Atau Palangka Raya jadi ibukota NKRI. Atau sistem moneter seperti sekarang udah gak ada lagi. 

Ini dalam rangka sekalian riset tentang dystophian novel.

.

.

@JS_Khairen


w-jsvygiQdTJ3t7YYquqYe5UuZ1kPyL3.jpg

Bahkan untuk ukuran Amerika yang telah merdeka selama ratusan tahun (yang mungkin menyisakan banyak pelajaran bernegara dari dirinya sendiri) atau di beberapa negara lain, masih terdapat kecamuk perselisihan antaretnis—dan saat ini merambah ke segi agama. Saya mencontohkan Amerika karena negara ini saya rasa mencerminkan Indonesia juga: yakni kumpulan dari banyak etnis dari seluruh dunia yang mencari peruntungan, meski berbeda pemeluk agama mayoritasnya.

Jadi, rasanya, Indonesia pun jika tidak segera mengambil saat tegas di saat ini bisa juga mengekor negara-negara 'bermasalah' tersebut, meskipun itu memakan waktu 100 atau 200 tahun lagi. Apalagi, tingkat literasi di Indonesia belum tinggi. Di banyak tempat serta golongan, masih terlihat sikap saling curiga selain 'mendewakan' perusak kebersatuan ini. 

Sikap koruptif (atau KKN) banyak pejabat pun bisa menjadikan banyak hal tidak berjalan efektif dan dana yang terkumpul malah jadi penyokong perut mereka sendiri. Hanya sedikit praktisi sekaligus profesor yang bisa masuk atau punya sumbangsih besar di pemerintahan. Kebanyakan yang ada hanya berbasis teori dengan semangat ngeyel dan adu otot yang tinggi dilihat dari pemikiran serta jumlah massa pengikutnya. Dan, mungkin, 100 tahun lagi, Indonesia juga masih belum bisa menghapus watak ini dari mayoritas pejabatnya.

332 Views
Write your answer View all answers to this question