selasar-loader

Apa pendapat Anda mengenai kasus megakorupsi e-KTP?

LINE it!
Answered Mar 10, 2017

Fahri Hamzah
Wakil Ketua DPR RI

N5ePoCv927N64FL-PxohpGeEGcXdJLzz.jpg

"Kalau lumbung diserang, bunuh tikusnya, bukan bakar lumbungnya!"

Kasus Bank Century menelan kerugian negara 6,7 triliun. Terpidana hanya dua orang, satu orang pengusaha, sisanya pejabat BI.

Kalau ada tontonan baru, jangan lupa tontonan lama. Jangan terlalu asik, lalu terpukau.

Hambalang rusak, tidak diteruskan pertanyaannya? Berapa kerugian negara? Mana yang disebut kerugian negara?

Total proyek Hambalang yang sudah cair adalah sekitar 2,5 triliun. Lalu, proyek ini mangkrak sampai sekarang. Sementara, uang yang diterima setelah dihitung berjumlah 2 juta dolar. Lebih kurang sekitar 25 miliar rupiah. Artinya, karena uang 25 miliar, uang kita hangus 2,5 triliun.

Dan kita semua sibuk memaki yang makan 25 miliar, sementara ke mana yang 2,5 triliun?

Saya melihat ini dengan sudut pandang berbeda. Inilah yang membuat saya sering dianggap pro-koruptor atau tidak mendukung KPK, sehingga saya pun dijadikan target yang dicari kemungkinan terlibat dalam semua kasus.

Dalam kasus Hambalang, saya disebut datang ke kantor Nazaruddin, ambil uang 25.000 dolar. Saya tantang pembuktian!

Bisakah kita berdebat soal cara memberantas korupsi sehingga hanya tikus yang mati? Bukan lumbung yang terbakar?

Irjen Joko, mafia simulator Polri. LHI, mafia import sapi. Ratut Atut, mafia alkes. Prof. Rudi, mafia migas. Jaksa Urip, mafia pelobi BLBI. Akil Mochtar, mafia kasus KPK. Suryadharma, mafia haji. Irman Gusman, mafia gula.

Aneh, memang, mafia pribumi ini. Mereka kerja sendiri. Bukankah mafia itu artinya organisasi atau sindikat?

Ya sudahlah. Mungkin ini nasib kita...menonton pertunjukan gratis tanpa ujung.

Oh ya, jangan lupa mafia pajak baru...adik seorang pejabat tinggi. Ssssttt...tontonan lain buat kita.

2675 Views
Write your answer View all answers to this question