selasar-loader

Apa yang terjadi bila Anda kurang tidur?

LINE it!
Answered Mar 08, 2017

gQTpawwt5jHEfAKEa6D4_1KjkcMvUzAZ.jpg

Kurang Tidur via sanggayahidup.com


qJx07Akaof9HFsokp2Te_PL5yc4Wpy0M.jpg

Banyak orang yang menyepelekan waktu tidur, terutama di daerah perkotaan. Banyaknya aktivitas dan kondisi psikologis yang mempengaruhi orang membuat mereka mengalami kurang tidur atau lebih dikenal dengan insomnia.

Nyatanya, tidur sangat bermanfaat bagi tubuh. Tidur bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengatur metabolisme, meningkatkan produktivitas, dan memiliki berbagai manfaat lainnya.

Ada berbagai macam dampak dari kurangnya tidur.

1. Gangguan belajar. Bagi pelajar, mahasiswa, atau semua orang yang menjalankan sedang menjalani program studi, kurang tidur bisa menyebabkan kurangnya kemampuan kognitif. Hal ini disebabkan oleh efek kurang tidur yang akan membuat otak kurang berkonsentrasi, tidak bisa memiliki ingatan yang baik, tidak bisa menggunakan nalar dengan baik, dan sulit untuk menemukan solusi masalah. Bagi orang yang sedang menjalani studi, akibatnya bisa sangat kompleks, seperti penundaan kelulusan dan penurunan prestasi.

2. Kecelakaan lalu lintas. Mengantuk karena kurang tidur sering menjadi salah satu masalah penyebab kecelakaan lalu lintas. Masalah ini sering kita jumpai seperti pada kendaraan umum atau kendaraan pribadi. Mengantuk saat menyetir biasanya memberikan efek halusinasi dan perasaan was-was yang sangat rendah. Dampaknya bisa sangat besar karena membahayakan nyawa diri sendiri dan orang lain sesama pengguna jalan. Jadi, pastikan Anda tidur cukup sebelum menyetir jarak jauh maupun jarak dekat.

3. Depresi. Kurang tidur karena berbagai sebab juga bisa menyebabkan depresi yang sangat berat. Hal ini paling sering terjadi pada orang yang memiliki kebiasan hanya tidur selama kurang dari enam jam per hari. Gejala yang paling sering di temukan adalah seperti rasa cemas berlebihan, menjadi lebih sensitif, mudah tersinggung, dan mengalami kondisi badan yang kurang sehat. Depresi bisa menyebabkan berbagai jenis penyakit, termasuk jantung dan kanker.

4. Penampilan kulit yang buruk. Kulit menjadi salah satu cara untuk mengukur kesehatan tubuh. orang yang memiliki kebiasaan tidak tidur cukup maka cenderung memiliki penampilan kulit yang kurang cerah, pucat, loyo, keriput dan muncul garis halus.

5. Menghambat pertumbuhan. Jika kurang tidur, tubuh akan mengeluarkan hormon pertumbuhan yang sangat sedikit. Kondisi ini kemudian akan menyebabkan masa otot yang lemah, tulang yang kurang kuat, dan kulit yang tidak elastis. Kurang tidur bahkan juga bisa menyebabkan kerusakan jaringan tubuh di berbagai titik.

6. Obesitas. Sebenarnya ketika tubuh kurang tidur, kita akan memiliki nafsu makan yang lebih tinggi dan rasa lapar yang berlebihan. Kondisi ini kemudian akan membuat Anda ingin makan sehingga memicu kegemukan. Rangsangan rasa lapar ketika kurang tidur disebabkan karena adanya kiriman leptin yang membuat otak memiliki dorongan makan yang besar. 

7. Ingatan yang buruk. Ketika kurang tidur maka otak Anda tidak mengumpulkan data dan menyimpan memori dengan benar. Dampaknya, maka Anda menjadi pelupa dan kurang bersemangat. Kerja rangsangan sinyal pendek pada otak memiliki peran yang penting dalam fungsi ingatan pada otak.

8. Emosi tidak stabil. Kurang tidur memang bisa membuat otak mengalami penurunan fungsi. Namun, salah satu efek yang kurang menyenangkan dari terganggunya fungsi otak adalah menjadi lebih mudah marah dan emosi yang tidak stabil. Bahkan, kondisi ini akan membuat gangguan untuk hubungan sosial terutama untuk remaja dan orang dewasa.

9. Tekanan darah tinggi. Ketika tidur tidak cukup selama terus menerus, maka tekanan darah tinggi terjadi karena pembuluh darah tidak bisa bekerja dengan baik. Akibatnya bisa sangat berbahaya untuk orang yang memang sudah menderita tekanan darah tinggi.

10. Kekebalan tubuh yang rendah. Tubuh saat tidur tetap memproduksi sitokin dan antibodi yang bisa melawan infeksi. Jadi, zat ini akan melindungi tubuh dari serangan bakteri dan virus terutama ketika bakteri dan virus melawan antibodi saat tidur. Jadi, tidur yang kurang akan membuat tubuh tidak memiliki sitokin sehingga tubuh akan terlihat sangat lemah, lelah, dan tidak memiliki sistem kekebalan yang baik.

11. Resiko pikun.  Sistem dalam otak akan bekerja untuk mengingat memori sebelumnya, menyimpan berbagai ingatan, dan merangsang stimulasi otak yang baik. Namun, jika tidur tidak cukup, maka otak tidak bisa melakukan fungsi ini. Akibatnya, ingatan akan melemah dan kemampuan kognitif lain juga ikut terpengaruh. Resiko pikun paling sering terjadi dengan ditandai seperti sering lupa dan sulit untuk konsentrasi.

12. Gangguan nafsu makan. Kurang tidur juga bisa menyebabkan berat badan menurun drastis dan tubuh semakin kurus. Hal ini disebabkan karena ketika tubuh sedang tidur sebenarnya memproduksi hormon leptin yang bisa mengendalikan nafsu makan.

13. Kurang kreatif. Orang yang mengalami kurang tidur bisa menjadi tidak kreatif. Hal ini disebabkan karena sistem otak tidak bisa mengelola fungsi dengan baik sehingga mudah lesu, lemah, letih berlebihan, dan sulit untuk mengambil keputusan dengan baik. Bagi orang yang bekerja di industri yang mengandalkan nilai kreatif, maka potensinya bisa menurun dan penurunan prestasinya bisa sangat besar.

Selain 13 dampak di atas, kurang tidur juga bisa menyebabkan munculnya penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, risiko kanker, resiko kerusakan tulang, dan gangguan kesuburan untuk wanita. Selain mengatur pola tidur yang baik, dianjurkan untuk mengkonsumsi buah-buahan dan sayur mayur untuk menjaga kesehatan. Sebab sehat itu mahal.

177 Views
Write your answer View all answers to this question
Sponsored

Author Overview


More Answers from Joan Meilatama