selasar-loader

Siapa Denny Indrayana?

LINE it!
Answered Mar 07, 2017

Ibnu Zubair
Menolak tua dengan rutin tertawa

Q3StMwHJHjjktdePgjup3nzaaXtqDwge.jpg

Saya kenal Pak Denny dari berbagai media. Sebelum menjadi wamen dan salah satu staf kepresidenan, Pak Denny termasuk akademisi yang rajin menyambangi publik melalui tulisan dan gagasannya, baik dalam forum diskusi maupun kolom-kolom opini.

Salah satu yang menarik adalah ketika Pak Denny dan Pak Yusril berdebat mengenai posisi Jaksa Agung yang ketika itu dijabat Hendarman Supandji. Koran Sindo mengabadikan perdebatan itu dalam kolom khusus, yang dimanfaatkan kedua profesor hukum itu untuk saling jawab-jinawab. Perdebatannya berlangsung berhari-hari, hingga disudahi sendiri, atau redaksi yang menghentikannya (saya lupa).

Saya pernah mendapat kiriman buku dari Pak Denny, tentu saja setelah memintanya. Buku yang dijuduli "Indonesia Optimis" itu menggagas semangat berindonesia yang baik dan penuh semangat. Indonesia yang indah dan penuh harapan, bukan Indonesia yang suram dan buram. Buku itu dibagikan cuma-cuma oleh Pak Denny, dan cukup banyak peminatnya, mungkin karena statusnya yang cuma-cuma.

Selepas menjabat di lingkungan eksekutif, nama Pak Denny perlahan memudar, namun tiba-tiba ramai lagi selepas ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Anehnya, status itu tak pernah jelas ujung pangkalnya; apakah masih sebagai tersangka atau telah di SP3 kan. Kolega Pak Denny meyakini, perbuatan Pak Denny ketika itu hanya kesalahan administrasi, bukan kesalahan pidana seperti yang diungkit Polisi. Sekiranya apa yang diargumenkan para kolega tersebut benar, maka dapat dikatakan bahwa Pak Denny tidak seawas seperti yang diucapkannya pada forum-forum monolog di berbagai kesempatan. Dalam konteks itu, kekuasaan selalu memakan penguasanya sendiri. Kekuasaan itu nikmat untuk menikam diri sendiri. Tabiat kuasa adalah melemahkan nalar waspada dan melapangkan logika pelanggaran.

wx2oJWRcKIZfql9vRjXxYj-6TvMKXUff.jpg

Belakangan, setelah semua kasus yang menghebohkan termasuk kasus Pak Denny meredup. Pak Denny tiba-tiba muncul sebagai sopir di Australia, pekerjaan sambilan yang dilakukannya seusai menjadi pengajar tamu di salah satu universitas ternama di sana. Pak Denny kembali ke alamnya, tempat ilmu diagungkan dan penghormatan terhadap orang yang berilmu begitu mulia dan tinggi.

Semoga kasus hukum Pak Denny segera mendapat kepastian dan Pak Denny kembali produktif tanpa takut dan was-was lagi.

273 Views
Write your answer View all answers to this question