selasar-loader

Jika Tuhan maha Mengetahui, apakah kehendak bebas itu ada?

LINE it!
Answered Aug 14, 2017

Aviardhansyah Sakrie
Muslim Pembelajar | http://aviardhansyah.wordpress.com

Apakah yang dimaksud dengan kehendak bebas yang anda tanyakan?

Jika kita mengetahui bahwa Allah, pemilik takdir baik dan buruk, Dzat yang tak akan jatuh selembar daun ke muka bumi ini melainkan dengan izinNya [1], maka tak akan pernah ada yang namanya bebas untuk setiap mahkluk ciptaannya. Semua yang kita lakukan di muka bumi ini tidak akan keluar dari kehendakNya dan selalu berada dalam skenarioNya [2].

Orang-orang atheis akan berkata, segala sesuatu kita yang menentukan karena jika Allah telah menentukan kematian kita maka mana mungkin ia membiarkan kita untuk bunuh diri sementara kita kuasa untuk membunuh diri kita sendiri saat ini juga. Maka bantahannya ialah itulah kedangkalan pengetahuannya atas Allah, begitu buruknya pemahamannya tentang Allah membuat ia semakin disesatkan oleh Allah. Salah satu bentuk cara Allah sesatkan, Allah telantarkan jiwanya untuk memilih kematian yang baik untuk dirinya.

Berkata Syaikh Sholih Al-Utsaimin ketika ditanyakan dengan takdir, "apabila perbuatan manusia timbul karena kehendak dan kemampuannya, maka perlu diketahui bahwa yang menciptakan kehendak dan kemampuan manusia adalah Allah. Dan Siapa yang menciptakan sebab, Dialah yang menciptakan akibatnya. Jadi, sebagai argumentasi bahwa Allah-lah yang menciptakan perbuatan manusia, yaitu bahwa apa yang diperbuat manusia itu timbul karena 2 faktor, yaitu kehendak dan kemampuan. Andaikata tidak ada kehendak dan kemampuan, tentu manusia tidak akan berbuat. Karena andaikata dia menghendaki, tetapi tidak mampu, tidak akan ia perbuat. Begitu pula andaikata dia mampu, tetapi tidak menghendaki, tidak akan terjadi perbuatan itu. Jika perbuatan manusia itu terjadi karena adanya kehendak yang mantap dan kemampuan sempurna, sedangkan kehendak dan kemampuan tadi pada diri manusia adalah Allah, maka dengan cara ini dapat kita katakana bahwa Allah-lah yang menciptakan perbuatan manusia"

Maka kesimpulannya ialah, kehendak bebas manusia itu tidak ada. Manusia bebas berkehendak, namun Allah yang mengizinkan kehendak itu timbul di dada manusia. Dan Allah pula yang mengizinkan kehendak tersebut menghasilkan sebuah perbuatan.

[1] Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)”” (QS. Al An’am:59)

[2] “(yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus. Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.”(QS. At Takwiir:28-29)

 
 

284 Views
Write your answer View all answers to this question
Sponsored