selasar-loader

Apa perbedaan antara jurnalisme televisi dan jurnalisme cetak?

LINE it!
Answered Feb 07, 2017

Syaifuddin Sayuti
Happy Holiday...

k8pc42PTeTNt6p4O7BREJtUPkRShA4Dj.jpg

via nyfa.edu

Secara prinsipil, jurnalisme media elektronik (termasuk televisi/TV) dan media cetak sebenarnya tidak berbeda jauh, karena dua-duanya masih berada dalam lingkup media. Keduanya sama-sama mengabarkan realitas, entah itu realitas murni ataupun yang sudah dibingkai sedemikian rupa.

Namun, cara kerjalah yang membedakan kedua platform jurnalistik ini. Jurnalisme cetak mengutamakan kedalaman berita. Semua isi yang naik cetak selalu diupayakan diangkat dari berbagai sisi dengan wawancara yang lebih mendalam dan menghadirkan beragam pihak. Ini bisa dilakukan karena media cetak terbit sehari sekali. Waktu kerja bagi jurnalisnya pun lebih panjang. Jurnalis cetak bisa melakukan verifikasi berlapis jika data yang mereka dapatkan di lapangan kurang sahih atau membutuhkan keterangan dari pihak lain yang kompeten.

Sebaliknya terjadi pada jurnalisme TV. Jurnalisme TV mengutamakan kecepatan karena penayangan berita bisa dilakukan kapanpun dalam jangka waktu berdekatan. Tak perlu menunggu sehari, berita tv bisa dinikmati pagi, siang, sore, malam, bahkan subuh sekalipun. Ini mempengaruhi ritme kerja para jurnalisnya. Karena harus terus melakukan updating peristiwa, seringkali berita yang tayang tidak lengkap, baru di permukaan tapi sudah ditayangkan. Semua karena faktor 'kecepatan' tadi sehingga mereka abai dengan kedalaman.

Tapi apapun jenis jurnalismenya, baik cetak ataupun TV, mestinya disiplin verifikasi tetap dijadikan pegangan. Hal itu diperlukan agar berita yang ditayangkan maupun dimuat tidak menimbulkan kesalahan tafsir maupun pertanyaan baru.

701 Views
Write your answer View all answers to this question