selasar-loader

Siapa Yoyok Riyo Sudibyo?

LINE it!
Answered Feb 02, 2017

Arie Putra
Peneliti Komunikasi Politik MediaCitra dan Analis Kebijakan KEIN

APrc3tYQs6wTu96mRv24oZgGovqmsE2o.jpg

Yoyok Riyo Sudibyo adalah Bupati Kabupaten Batang 2012-2017. Dia adalah salah satu kepala daerah berprestasi, yang menyabet Bung Hatta Anti-Corruption Award 2015 bersama Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Mantan Danramil Tanjung Priyok ini memiliki komitmen yang besar terhadap transparansi. Batang di bawah besutannya mendapatkan berbagai penghargaan prestisius, baik regional, nasional, maupun internasional.

LPSE Kabupaten Batang sendiri mendapatkan penghargaan ISO 27001 dari Registard Inggris. Sistem lelang yang dibangunnya memiliki kerahasiaan data pribadi yang sangat aman dan bebas intervensi dari pihak manapun, termasuk Bupati sendiri. Selain itu, Yoyok menggandeng universitas sebagai lembaga independen untuk mengaudit pembangunan fisik di Batang, apakah itu sesuai rencana yang dianggarkan atau tidak.

Pokja Revolusi Mental Kementrian PMK juga mendaulat Batang sebagai daerah dengan bobot tertinggi dalam Indeks Revolusi Mental Aparatur Sipil Negara, melampaui Jakarta Timur, Bandung, dan Surabaya.

Yoyok adalah sosok yang egaliter. Rumah dinasnya juga terbuka selama 24 jam. Semua orang bisa masuk, berkunjung, dan berfoto-foto tanpa harus mendapat pengawasan ketat. Dia juga mudah ditemui di saat salat berjamaah di mesjid Alun-Alun.

Yoyok memiliki kedekatan dengan anak muda. Pencinta rebus-rebusan dan masakan Jepang ini adalah vokalis band yang kerab manggung dari satu panggung ke panggung lainnya. Dia juga kerab muncul di televisi untuk bernyanyi.

Yoyok harus mengembangkan gagasan-gagasan yang dimilikinya. Apa yang ada pada dirinya sekarang adalah aset berharga, namun harus diperkuat lagi untuk diterapkan di tingkat yang lebih tinggi. Komitmen tanpa konsep yang terukur tidak akan memberi hasil yang maksimal. Mantan anggota BIN ini harus naik kelas untuk memberi manfaat kepada lebih banyak orang lagi.

Karena hanya pemimpin yang bisa berkorban untuk banyak orang, maka berkorban adalah tugas pokok seorang pemimpin. Pemimpin besar tidak diingat orang dari agamanya, imannya, ideologinya, gimmick-nya (aksesoris), atributnya, dan nyanyi-nyanyiannya, melainkan dari gagasan dan ilmu yang diwariskannya, sekaligus keputusannya yang memberi manfaat untuk banyak orang.

Seorang Nabi Muhammad yang sangat beriman mungkin sudah lama dilupakan orang-orang jika beliau tidak pernah mewariskan ilmu dan memberikan manfaat untuk banyak orang. Kebijaksanaan beliau selalu hidup di hati kita, meski kita hidup di zaman, budaya, dan masyarakat yang berbeda. Kearifan beliau bisa dijadikan tuntunan bagi seluruh ummat manusia dari bangsa dan agama apapun.

Umat Islam selalu merindukan seorang pemimpin seperti Nabi Muhammad yang bisa menjadi kebanggaan bagi semua, tidak hanya umat Islam, tetapi juga ummat manusia. Kita selalu menanti seorang panglima yang universal untuk kemanusiaan.

Saya ucapkan selamat mengakhiri masa jabatan untuk Bapak Bupati Yoyok di tanggal 13 Februari 2017. Selamat mengabdi di tempat yang baru. Semoga lebih baik lagi capaian Anda.

515 Views
Write your answer View all answers to this question