selasar-loader

Apa yang mempengaruhi kaum remaja untuk melakukan seks bebas?

LINE it!
Answered Jan 19, 2017

Hari Nugroho
Kecanduan mencari beasiswa ke luar negeri

SHXv5ECDyJ4NFJlnYGQLH5SPCAoK-NgM.jpg

Remaja merupakan fase ketika terjadi perubahan baik secara fisik/ biologi maupu psikis/ emosional. Secara biologis, terjadi perubahan hormonal dan ciri kelamin sekunder yang semakin berkembang, secara psikis, masa ini merupakan masa-masa badai, pencarian identita / jati diri, yang terdapat keinginan untuk mencari dan mencoba hal baru (adventure seeking) dan berani mengambil risiko (taking risk).

Di sisi lain, otak bagian depan (lobus frontal) pada remaja belum matang secara sempurna, padahal otak bagian depan ini mempunyai fungsi eksekutif untuk manusia. Menimbang, menganalisis, dan membuat keputusan diproses di otak bagian depan.

Dengan kondisi hormonal yang berubah, ciri kelamin sekunder yang makin berkembang, sifat-sifat adventure seeking dan taking risk serta otak bagian depan yang belum matang secara sempurna akan membuat remaja berisiko untuk melakukan perilaku-perilaku berisiko seperti seks pra nikah, dan narkoba, apalagi jika tidak mendapatkan informasi yang benar mengenai aktivitas seksual.

Oleh karena itu melihat faktor-faktor tersebut, para remaja harus sering diajak berdiskusi, belajar untuk menimbang, dan menganalisis sebelum memutuskan berbuat sesuatu, serta harus dilatih untuk bersikap asertif. Hal ini merupakan tanggung jawab bersama antara orangtua, dan lingkungan sosialnya, baik lingkungan masyarakat sekitar maupun lingkungan sekolah.

Pendidikan seks yang benar, menyediakan kegiatan-kegiatan positif, dapat menghindarkan remaja dari perilaku berisiko seks pra nikah, maupun seks berisiko dengan pekerja seks komersial.

308 Views
Robby Syahrial

saya suka sekali jawaban-jawaban mas hari ini. jawaban berkelas.  Jan 19, 2017

Write your answer View all answers to this question