selasar-loader

Apa yang harus kita lakukan ketika menghadapi orang atau teman yang overdosis?

LINE it!
Answered Jan 19, 2017

Hari Nugroho
Researcher at Institute of Mental Health Addiction and Neuroscience

ev1iMuJuWCaJnBq4iUcrXsHLQEl7DQJJ.jpg

Overdosis dapat terjadi baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Overdosis yang dilakukan sengaja, misalnya pada orang yang melakukan percobaan bunuh diri atau pada pemakai narkoba. Sementara itu overdosis yang terjadi secara tidak sengaja, terjadi pada anak-anak yang tak sengaja menelan obat-obatan tertentu, karena tempat menyimpannya mudah dijangkau, pada orangtua yang salah mengambil obat, atau pada orang yang mengalami gangguan mental dan meminum obatnya dalam jumlah yang besar.

Overdosis terjadi ketika seseorang mengonsumsi obat dalam jumlah yang melebihi batas aman yang direkomendasikan. Pada pengguna narkoba, overdosis terjadi ketika pengguna menginginkan high dalam waktu yang singkat, dan  ingin merasakan efek narkoba yang "nendang", sehingga, kemudian mengkonsumsi narkoba tersebut dalam jumlah yang besar.

Jika menemukan orang yang overdosis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu :

  1. Call for help, cari bantuan untuk membantu kita menolong korban atau membantu menghubungi ambulans atau pusat layanan kesehatan terdekat. 
  2. Baringkan pasien, usahakan letakkan di tempat yang keras, agar ketika membutuhkan resusitasi jantung dan paru dapat segera dilakukan.
  3. Periksa kesadaran dan pernapasan korban. Guncang-guncangkan bahu korban dan panggil namanya, lihat responsnya, jika belum ada respons, ulangi hal tersebut atau tekan bagian tengah dada (sternum) dengan buku jari. Segera periksa pernapasan dengan cara dekatkan pipi ke hidung korban, rasakan apakah ada hembusan napas di pipi kita, sambil lihat ke arah dada, apakah ada tanda-tanda gerakan dinding dada. 
  4. Periksa denyut nadinya, dapat dilakukan di leher, pergelangan tangan, maupun kaki.
  5. Periksa mulut korban, buka mulutnya dan periksa mulut korban dengan jari, pastikan tidak ada benda asing atau lidah yang jatuh ke belakang yang dapat menghambat pernapasan korban.
  6. Segera persiapkan resusitasi jika korban tidak ada respons, napas bantuan dari mulut ke mulut, dan kompresi dada.
  7. Jangan berikan makanan atau minuman apapun. Pemberian makanan dan minuman dapat memicu terjadinya aspirasi, yakni makanan atau minuman dapat masuk dan menghambat saluran napas.
  8. Perhatikan obat-obat, bungkus obat yang ada di sekitar korban, atau alat-alat menggunakan narkoba seperti jarum suntik, alumunium foil, bong, sedotan, dan lain-lain, Informasi ini akan sangat berguna untuk petugas kesehatan ketika memberikan pertolongan yang sifatnya menyelamatkan nyawa.
Agar terhindar dari overdosis, yang perlu dilakukan adalah
  • Hindari penggunaan narkoba
  • Simpan obat-obatan di tempat yang tidak mudah dijangkau anak-anak
  • Selalu baca etiket/ label obat, sehingga, tahu indikasi, dosis, dan cara minum obat yang tepat serat terhindar dari kesalahan mengambil obat.
Pada orang yang menggunakan obat-obatan opioid baik yang legal maupun yang ilegal, efek terburuk ketika overdosis adalah terjadi henti napas ketika otot-otot pernafasan lumpuh (terdepresi) akibat pemakaian obat tersebut. Sedangkan pada mereka yang menggunakan amphetamine type stimuant seperti shabu dan inex dapat terjadi serangan jantung dan stroke yang juga dapat mengancam nyawa.
 
Pada, akhirnya marilah kita #stopnarkoba 

360 Views
Write your answer View all answers to this question