selasar-loader

Siapa Miftah Sabri, pendiri dan CEO Selasar?

LINE it!
Answered Jan 19, 2017

Arifki Chaniago
Pengamat Politik/Political Commentator

oJmfJhxm7jeeWSUtUFBKJHonTzXmlyaw.jpg

 

Perkenalan saya dengan Uda Miftah Sabri tidak terlepas dari tangan dingin bang Ronny P. Sasmita, pengamat ekonomi politik nasional. Ia pertemukan saya  di salah satu hotel di Kota Padang, Sumatera Barat pada tahun 2016.
Saya datang dengan  Delly Ferdian (sahabat saya), malam itu begitu berharga bagi saya. Selain orang-orang hebat sumatera barat berkumpul, yang merantau secara badan pulang kampung secara pikiran dan yang dikampung badannya telah merantau secara pikiran. Dialetika yang pantas dicatat sejarah, serta di malam itu juga gerakan #Minangpride dipopulerkan. 


Saya dengan Delly rasanya menjadi anak muda yang paling beruntung saat itu. Selain kami lah yang paling muda, kesempatan itu tidak datang satu atau dua kali untuk kedepannya. Saya penasaran dengan tokoh yang menginisiasi ide itu, terciumlah lah nama uda Miftah Sabri sebagai dalang ide berlian ini.


Saya penasaran dengan tokoh ini, Bang Ronny beberapa kali menyebutnya kepada kami.  Malam itu orang-orang hebat di pertemuaan itu memangilnya “ Kudun”—tepatnya Sutan Mangkudun. Semakin penasaran saya dengan nama itu, besok harinya saya cari namanya di media sosial Facebook.


Bahagia saya melebihi tertimpa duit satu koper, Uda Miftah balas chat saya di FB, begitu ramahnya ia balas—saya padahal bukan siapa-siapa—tak sempat berdiskusi secara pribadi di Hotel satu hari yang lalu—saya hanya bisa mengangumi dari kejahuan. Saya terharu, selain chat FB saya dibalas pertemanan saya di dunia semakin dekat denganya. 


Saya selain hobi menulis opini di media massa cetak, saya setiap harinya tak lupa pula meluangkan waktu untuk berkata-kata didinding FB. Ternyata, Uda Miftah mengamati saya menganalisa fenomena Pilkada DKI Jakarta, yang jaraknya  sangat jauh antara Jakarta dan Padang. 


Tulisan saya di FB selalu dimintanya untuk diselasarkan, saya pun semakin aktif menulis di Selasar, tempat orang-orang hebat berkumpul di segala bidang. Setelah Selasar melakukan pembaharuan dengan media sosial berbagi pengalaman dan pengetahuan, saya selalu lemparkan pertanyaan dan jawab tentang isu-isu politik,  disanalah keahlian saya.
Rumah Pakan Kamih


Saya kembali dapatkan kebahagian  akhir Desember 2016, Uda Miftah Sabri mengajak saya diskusi di Rumah Pakan Kamih, Bukittinggi, yang membahas tentang local genius, saya yang dipercaya menjadi moderator membahas isi pikiran 3 pembicara: Mifta Sabri, Ronny P. Sasmita dan Sari Lenggogeni.

1ZpVa4-BWLST-qSM5nJIY3E6FXS3u9Fl.jpg


Kesempatan yang langka bagi saya, apalagi berjumpa dengan orang-orang hebat begitu mudahnya. Ini lah hadiah tahun baru 2017 yang diberikan uda Miftah untuk saya. Selain itu, tidak saya sangka-sangka saya bertemu dengan “senior moyang” saya di Ilmu Politik Unand, Uda Ilham Zikri. Uda Miftah yang bertemu secara dadakan dengan senior moyang saya itu, ia ajak untuk bertemu dan berkenalan dengan saya dan teman-teman lainnya yang juga satu kandang di ilmu politik.

j13tduX8IoWHYsI_vfYQhe8zPqUy29EX.jpg
Bang Ronny P. Sasmita mengabadikan pertemuaan yang langka dan berharga bagi saya dengan orang-orang hebat itu. Bagi saya awal tahun 2017 adalah kebahagian yang sudah saya dapatnya sebelumnya aplikasi resolusi saya tuliskan. Uda Miftah boleh kah saya ungkapkan kebahagian ini?, sekali lagi saya bahagia (sanang bana). 


 

380 Views
Write your answer View all answers to this question