selasar-loader

Mengapa nyamuk atau lalat tetap bisa terbang bebas meski ia di dalam mobil yang bergerak?

LINE it!
Answered Jan 17, 2017

Naufan Nurrosyid P
Pernah menjadi tukang bebersih di Lab TheoComp ITB

KwxkNfpqskRBuzdiNpfRM-Zlup357Im8.jpg

Sangat menarik, mengapa nyamuk atau lalat tetap bisa bergerak dan terbang bebas meski berada di dalam mobil yang sedang bergerak. Sebenarnya, ada dua kemungkinan. Pertama, serangga-serangga tersebut bisa bebas bergerak jika kaca (pintu) mobil kita tutup rapat. Kedua, serangga-serangga tidak akan bisa bergerak bebas dan bahkan akan terpental jika kaca tersebut kita buka. Sederhananya, serangga atau juga debu yang berada di dalam mobil berada dalam satu sistem tertutup. Secara lebih detail, hal tersebut bisa dijelaskan degan konsep viskositas  dan hukum Pertama Newton 

Viskositas sendiri merupakan ukuran kekentalan fluida. Viskositas sangat bergantung pada perbandingan luas permukaan benda dan massa benda terhadap sistem pengukuran.

Sederhanya, lalat yang berada dalam mobil yang sedang melaju, berukuran sangat kecil dibandingkan sistem udara dalam mobil tertutup. Udara yang dirasakan oleh lalat memiliki viskositas yang tinggi, yang berarti udara tersebut menjadi sangat pekat. Sehingga ketika mobil bergerak dengan kecepatan konstan, baik lalat, nyamuk, debu, serta benda-benda dengan luas permukaan kecil lainnya telah menjadi bagian dari sistem. Bukan berarti ketika mobil bergerak dengan kecepatan 100 km/jam, maka lalat mengepakkan sayapnya dengan kekuatan ekstra sehingga mampu melaju hingga 100 km/jam. Yang sebenarnya terjadi adalah, lalat tetap terbang dengan kecepatan normalnya. Hanya saja, udara yang “mengurungnya” lah yang bergerak dengan cepat sesuai gerakan mobil.

Tahukah Anda jika sebenarnya lalat tersebut sedikit bergerak saat mobil berakselerasi?

Ya, mereka bergerak walau hanya sedikit dan sebentar!

Hal tersebut terjadi karena udara dalam mobil mengalami akselerasi, akibat dari mobil yang bergerak dari diam menuju kecepatan tinggi. Karena udara yang dianggap kental oleh lalat mendapatkan gaya dorong, maka lalat juga akan merasakannya.

Fenomena itu dapat dijelaskan melalui Hukum Pertama Newton, tentang kelembaman, yang berarti bahwa benda akan mempertahankan arah geraknya. Jika benda awalnya diam, maka akan tetap diam. Jika awalnya maju dengan kecepatan 2 m/s, ya dia akan tetap maju dengan kecepatan 2 m/s. Kita akan mempertahankan keadaan awal tersebut sampai ada gaya dari luar yang mengenai kita.

Jadi, lalat tidak terpental dalam mobil tertutup yang bergerak, karena viskositas udara yang dirasakannya. Dan ketika mobil berkaselerasi, atau ketika kaca mobil dibuka kemudian lalat tersebut terpental, itu karena adanya perbedaan tekanan akibat perbedaan kecepatan udara yang bergerak. Tekanan yang mengenai lalat tersebut dianggap sebagai gaya luar sehingga lalat akan terpental sesuai dengan hukum Newon Pertama.

Yeah, Physics :)

#A2A

490 Views
Write your answer View all answers to this question