selasar-loader

Apakah Indonesia masih berutang kepada IMF?

LINE it!
Answered Jan 17, 2017

Faisal Basri
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia

01CqxlpYQf-pkcJWITOUkOqNvljCU9j8.jpg

Pada publikasi Statistik Utang Luar negeri Indonesia edisi April 2015 tercantum utang Indonesia kepada IMF pada akhir Februari 2015 sebesar 2,8 miliar dollar AS.

Kalau kita membuka laman http://www.imf.org,[1] tampak credit outstanding IMF untuk Indonesia yang terakhir sebesar SDR5,462,200,004 per Desember 2005. Setahun kemudian (Desember 2006) sudah nol. Memang Indonesia telah melunasi seluruh utang ke IMF pada Oktober 2006. Utang kepada IMF itu untuk mengatasi krisis tahun 1998.

[SDR = special drawing right] adalah instrument IMF untuk menambah likuiditas dunia. Bisa dikatakan mata uang maya, karena secara fisik tidak ada, tidak diperjualbelikan di pasar uang. Kurs SDR mengacu pada pergerakan mata uang utama dunia, yaitu dollar AS, Yen Jepang, Euro, dan pounsterling Inggis.]

Adapun posisi keuangan Indonesia di IMF,[2] tercantum kuota Indonesia sebesar SDR 2,079.30. Jika dikalikan dengan kurs kemarin (27/4/2015), nilai itu setara dengan 2,89 miliar dollar AS, hampir sama dengan data utang Indonesia kepada IMF di dalam Statistik Utang Luar Negeri.

Perbedaan kecil ini boleh jadi disebabkan oleh waktu perbedaan pencatatan sehingga kursnya juga berbeda.

Ada pula kewajiban Indonesia sebagai anggota untuk membayar semacam charges. Jadwal pembayaran untuk tahun 2015 sebagai berikut:

30 April berupa SDR assessments sebesar SDR13,325

1 Mei berupa net SDR charges sebesar SDR26,748

1 Agustus berupa net SDR charges sebesar SDR27,644

1 November berupa net SDR charges sebesar SDR27,644.

Jadi, pembayaran total sampai akhir tahun 2015 berjumlah SDR95,4 ribu. Sangat kecil, tak sampai SDR100 ribu atau 132,4 ribu dollar AS atau Rp 1,7 miliar. Jelas, ini pun bukan utang.

Kesimpulan: Indonesia tidak memiliki utang atau tunggakan kepada IMF seperti yang pernah kita alami untuk mengatasi krisis. Bukan pula menarik cadangan devisa kita yang ditempatkan di IMF untuk mengatasi kesulitan likuiditas. Juga bukan seperti utang Yunani kepada IMF sebagai dana bailout.

Perlu dicatat, nilai cadangan devisa yang bisa kita lihat di laman BI halaman muka (www.bi.go.id) meliputi juga cadangan devisa dalam bentuk SDR (special drawing right) dan emas yang ditempatkan di IMF.

Per akhir Maret 2015, cadangan devisa resmi (official reserve assets) kita berjumlah 111,553.65 juta dollar AS, terdiri dari:

– 105,369.44 dollar AS berupa foreign currency reserves

– 201.30 dollar AS berupa IMF reserve position in the Fund

– 2,436.47 dollar AS berupa SDR

– 2,975.46 berupa emas (gold)

– 570.99 berupa other reserves assets.

Semoga lebih jelas duduk perkaranya.

 

415 Views
mamansetya mamansetya

masih  Jan 17, 2017

Malindo Andhi

Jika berdasarkan data tersebut, ya mungkin benar bahwa hutang kita kepada IMF telah lunas. Namun, hutang atau pinjaman kita kepada lembaga atau negara lainnya harus digali data pastinya. Sesungguhnya, apa yang kita dapat dari pinjaman tidak sebanding dengan apa yang kita keluarkan bagi negara kaya. Baca laporan Global Financial Integrity. Silakan googling.  Jan 17, 2017

Write your answer View all answers to this question