selasar-loader

Adakah unsur lain selain 5W+1H dalam menulis berita?

LINE it!
Answered Nov 27, 2016

Pepih Nugraha
Mendalami ilmu jurnalistik sekaligus praktisi dengan menjadi jurnalis

w_McsYabIhrmYXj3TGAAS5kbExCwUwVx.jpg

Sumber gambar via PH

Unsur paling dasar dalam menulis berita adalah adanya 5W+1H, di mana dalam berita harus terkandung "Siapa" (Who) yang menjadi berita, "Di mana" (where) terjadinya peristiwa, "Kapan" (when) peristiwa itu terjadi, "Mengapa" (why) peristiwa itu menimpa, dan "Bagaimana" (how) akibat dari peristiwa itu.

Namun, media yang baik tidak cukup hanya memuat unsur 5W+1H itu. Ada unsur lain yang lebih penting yang menjawab semua unsur dasar tadi, yaitu "So What" dan "The News that We Can Use".

Jika unsur dasar 5W+1H hanya menyajikan berita yan sifatnya "straight" (langsung), immediacy, up to date dan kesegeraan, maka dua unsur terakhir, yaitu "So What" dan "The News that We Can Use" adalah kelanjutan dari berita itu apa.  

"So what" mengisyaratkan adanya kedalaman berita, mencoba mendudukkan perkaranya, mencari latar belakang mengapa peristiwa terjadi dan apa akibatnya. Menjawab "So What" berarti mencari makna dan memaknai setiap peristiwa sehingga cara kerjanya disebut Jurnalisme Makna.

Gaya jurnalisme ini tidak sekadar memberikan informasi awal mengenai suatu peristiwa seperti telah terjadinya kecelakaan pesawat terbang, tetapi lebih mendudukkan perkara mengapa pesawat itu sampai mengalami kecelakaan; apakah kerusakan mesin, kesalahan pilot, kesalahan petugas ATC, akibat terorisme, akibat sabotase, dan bagaimana akibat dari kecelakaan pesawat yang menwaskan ratusan penumpang itu.

"The News that We Can Use" memberi guidance, arahan, atau bimbingan kepada pembaca. Informasi yang ditulis lebih menyerupai direktori. Jika mengambil contoh kecelakaan pesawat akibat teroris, misalnya, berita yang sifatnya direktori mengingatkan untuk tidak memilih jalur penerbangan yang berisiko seperti melewati areal konflik.

Kalau ada berita tentang kebijakan pemerintah mendevaluasi mata uang, maka berita harus menjelaskan mengapa kebijakan itu harus diambil dan bagaimana akibatnya bagi perekonomian rakyat. Terlebih lagi bagi pembaca, apa yang harus dilakukan ketika pemerintah mendevaluasi mata uangnya.

362 Views
Write your answer View all answers to this question