selasar-loader

Apa keunggulan pasangan AHY-Sylvi dibandingkan pasangan calon lainnya dalam Pilkada DKI Jakarta?

LINE it!
Answered Jan 05, 2017

Anonymous

eFg4zcIJor36iL_eoY4AEMsKAg-aq9Rg.jpg

Keunggulan Agus itu satu. Dan yang satu itu cukup untuk membuat dia menang alias mengalahkan incumbent. Apakah yang satu itu? Karena dia adalah putera SBY, Presiden Indonesia dua periode.

SBY berpengalaman dua kali dalam memenangkan pemilihan presiden langsung.  Artinya, dia tahu bagaimana cara memainkan seluruh instrumen kekuatan politik, ekonomi, sosial, budaya, militer, dalam merebut suara rakyat. 

SBY sangat mencintai anaknya. Dia hadir dari keluarga broken home. Ibu bapaknya bercerai saat dia remaja. Dia tidak mau anaknya mengalami hal yang sama dengan dirinya. Dan SBY sebagai negarawan ingin menunjukkan kepada Indonesia, "Begini lo menjadi Bapak yang benar dan baik itu."

Beliau menyiapkan segala sesuatunya untuk sang anak dengan sangat lengkap dan paripurna. Sekuat tenaga. Maka, dengan kekuatan cintanya yang begitu besar,  dia akan membuat Agus menjadi pemimpin Indonesia masa depan. 

Sebagai pembanding, saya ingin bertanya pada sidang pembaca, siapakah yang akan all out untuk Anies? Bapak dalam makna bapak sebagaimana SBY terhadap Agus, Anies tidak punya. Bapaknya sudah tiada, dan nyatanya bapaknya hanya seorang guru biasa. Sangat berbeda dengan SBY. Informasi yang beredar di kalangan terbatas, bahkan Anies kesulitan mengumpulkan dana untuk kampanyenya.

Demikian juga Ahok. Siapa yang akan berjuang all out penuh pengorbanan untuk dirinya?  Ahok sekarang masuk political grid lock. Temuan semua lembaga survei yang kredibel menyatakan bahwa dia sudah mengalami peluruhan suara. Meskipun sudah "hit the floor" di angka 25 persen, tapi tampaknya akan susah untuk rebound kembali. 

Seorang polster senior menyampaikan kepada saya, rumusnya begini.

1. Jika hendak menang, Ahok harus menang satu putaran. Dan jika ia menang, PDIP akan segera memutar akal bagaimana agar ia terjungkal dan Djarot naik menjadi gubernur.

2. Jika yang melaju ke putaran kedua Ahok dan Agus, Agus akan melenggang menang di putaran kedua karena pemilih Anies akan memilih Agus.

3. Jika Anies dan Ahok yang melaju ke putaran kedua, nasib Ahok akan sama, Anies akan menang, pemilih Agus akan ke Anies, tidak akan ke Ahok.

3. Jika Anies-Agus yang ke putaran kedua, maka Anies akan menang, karena pemilih Ahok akan alihkan suara ke Anies.

Kembali pada keunggulan Agus (dan berarti itu adalah keunggulan jenius politik SBY).

1. Dia punya semua akses logistik. Dan untungnya bagi Agus, pemilihan langsung adalah juga soal logistik. Siapa yang berlogistik kuat akan punya peluang lebih besar daripada siapa yang berlogistik lemah. Begitu hukum besinya.

SBY mengenal secara pribadi semua orang-orang yang punya uang super banyak di Republik Indonesia tercinta  ini dan tentunya mereka bermukim di Jakarta. 

Apalagi 10 tahun pemerintahannya terbilang cukup banyak pengusaha-pengusaha yang dibantu dan diberi kemudahan oleh SBY. Dan atas kemudahan SBY tersebutlah muncul utang budi. Ibarat kata pepatah, utang budi akan dibawa mati. 

Sebagai orang yang sangat correct dan detail, SBY tidak pernah meminta uang dan imbalan, semua itu memang murni membantu dunia usaha belaka. 

Sebagai contoh, Chairul Tanjung dengan CT Corps, Thohir bersaudara dengan Adaro, dan juga Wisnu Wardhana dengan Indika Energy. Kemunculan Wisnu Wardhana menjadi manajer kampanye Agus memperlihatkan bahwa ada usaha membalas budi dari grup Indika pada SBY.

2. Agus (yang tentu anak dari Bapak SBY) adalah militer. Di Jakarta ada satu jaringan yang sampai ke RT-RW yang bukan hanya dimiliki oleh mesin birokrasi, yaitu jaringan militer. Lewat babinsa. Dari sekian banyak calon,  hanya Agus yang berlatar belakang militer. Tentu secara solidaritas organis dan mekanis mereka akan solid dan tidak mudah terpecah. 

3. Nah, sepuluh tahun menjabat, tentu  pengaruh SBY masih sangat kental. Seluruh jenderal angkatan darat yang ada sekarang dan memiliki posisi,  semuanya mendapatkan bintang di masa SBY. Dan jika mereka dikontak oleh SBY, hampir pasti mereka tidak bisa mengelak. Dengan kata lain, budi baik itu masih terbawa-bawa. Politik adalah sistem kompleks antara take and give,  tangible, dan intangible

3. Agus (dan juga SBY) memiliki partai politik yang sahamnya 100 persen milik klan Yudhoyono.  Bandingkan dengan Ahok, dia bahkan hanya dalam kapasitas meminjam partai. Apalagi Anies, lebih rendah lagi ikatannya dari itu, dipinjamkan.

Militansi kader Demokrat terlihat sangat berbeda saat ini dibanding waktu-waktu sebelumnya. Dalam aras yang lebih luas, Agus Sylvi dijadikan alat branding secara nasional untuk kebangkitan Demokrat secara nasional. Maka, seluruh jaringan Demokrat akan terlibat aktif. Ini adalah  jalan kembali berkuasa. Mengapa? Karena kekuaaaan itu mengasyikkan. 

4.  Bintang. Star mentality. SBY adalah bintang. Dan Agus adalah juga bintang. Star mentality tersebut bersifat genetik. Dia diwariskan. Star mentality ini diperlukan jika hendak berkontestasi dalam demokrasi. Saya tidak menemukan mentalitas bintang dalam diri Ahok, apalagi Anies. Ahok mentalnya pedagang. Anies mentalnya ya mental guru.


5. Underdog. Dari awal Agus membangun strategi underdog. Diremehkan. Membuat tim militan di lapangan karena diremehkan media dan lawan. Keluarga besar Yudhoyono atau lebih tepatnya Sarwo Edhie Wibowo adalah juga militan. Agus, menurut dugaan saya, akan tambil penuh kejutan dalam debat nanti. Dia akan memukau, bahkan boleh jadi akan memperlihatkan kelasnya sebagai alumni Harvard. Sementara itu, Anies hanya lulusan kampus kelas dua di Amerika. Ahok apalagi, tidak lulus UMPTN, hanya lulusan Universitas Trisakti. Agus adalah alumni Harvard. Dan di mana saja di dunia ini, tidak ada Harvard alumni yang menjadi pecundang. Kombinasi Lembah Tidar dan Harvard. Sempurna bukan?

7Tol2aH9NNoGjSyFnPuWej5KGZZ6Qune.jpg

6. Agus paling muda. Di mana-mana,  tenaga orang muda jauh lebih kuat dari orang tua. Agus menyebut dirinya bergerilya. Meneladani Jenderal Sudirman bergerilya dalam memenangkan hati  dan pikiran rakyat Jakarta. Gerilya politik. Dan ini frasa baru. Frasa yang tampaknya digunakan untuk menggantikan istilah "blusukan"! 

7. Agus bersih. Dia sama sekali belum memiliki dosa politik apa pun, apalagi terlibat korupsi. Ini akan menjadi kekuatan maha dahsyat. Jika dia punya uang banyak di rekening sebagai mayor, tentu wajar saja. Orang menikah harta bersama toh. Annisa seorang artis berpenghasilan besar. 

Oleh karena itu, saya menyimpulkan bahwa Jakarta akan memiliki gubernur baru 15 Februari nanti. Dan setelah itu, Agus akan menjadi First Harvard President dari Indonesia, kebanggaan kita bersama. Dia akan memimpin Indonesia saat Indonesia mencapai masa keemasan 100 tahun Indonesia merdeka, yakni tahun 2045. Agus adalah simbol pergantian generasi dalam politik Indonesia.


Salam

 

Sumber gambar 1 via cdn2.tstatic.net

Sumber gambar 2 via media.viva.co.id

316 Views
Write your answer View all answers to this question
Sponsored