selasar-loader

Siapa Benjamin Franklin?

LINE it!
Answered Aug 02, 2017

Nur Fadhilah
Bijak karena Ilmu Sejarah

sW0PbeZum-Adet-UhqW4KiIg53flihkf.jpg

Benjamin Franklin merupakan salah seorang tokoh sastra (sastrawan) Amerika Serikat di abad ke-18. Pada abad ini, perkembangan sastra yang hadir di AS mengenal adanya Gerakan Pencerahan Amerika yang ditandai dengan perubahan dari tradisi menjadi rasio. Selain itu, pada abad ini pula penekanan lebih dilakukan pada pencarian jawaban ilmiah dan bukan berdasarkan dogma agama, serta pemerintahan yang representatif, dan bukan monarki. 

Ia adalah seorang imigran generasi kedua asal Inggris setelah ayahnya. Ayahnya merupakan seorang pembuat lilin dari kaum Puritan yang melakukan perpindahan ke Boston, Massachusetts, pada abad ke-17.

Dalam buku Garis Besar Kesusasteraan Amerika, seorang filsuf asal Skotlandia, David Hume, menyebut Benjamin Franklin sebagai "sastrawan besar pertama" yang merupakan bentuk nyata dari ideologi rasionalitas manusia masa Gerakan Pencerahan. Dalam mempelajari sastra, ia banyak belajar dari tokoh-tokoh terdahulu, seperti John Locke, Lord Shaftesbury, Joseph Adison, dan lain-lain.

Keberhasilannya di dunia sastra tidak diperoleh melalui keikutsertaan dalam sekolah atau lembaga khusus yang mempelajari tentang sastra, melainkan ia peroleh secara otodidak atas ketekunannya dan ketertarikan yang tinggi terhadap dunia sastra.

Adapun tujuan Franklin (sapaan untuk Benjamin Franklin) mempelajari ilmu-ilmu dari para tokoh-tokoh terdahulu adalah untuk menemukan tujuan hidupnya dan melepaskan diri dari tradisi kuno kaum Puritan yang dianggap menghambat ideologinya. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa karakter Puritan menempel pada sosok Franklin yang kerja keras, teliti, cermat, dan selalu berupaya untuk maju. Dari karakter-karakter inilah, keberhasilan diraih olehnya.

Salah satu karya yang dihasilkan oleh seorang Benjamin Franklin adalah Poor Richard's Almanack yang terbit pada tahun 1732 dan sempat diterbitkan beberapa kali pada tahun-tahun berikutnya. Tak hanya sastrawan, Franklin juga dikenal sebagai penulis, pengusaha percetakan, penerbit, ilmuwan, dan diplomat. Satu hal yang menarik adalah bahwa ia adalah sosok yang praktis namun idealis, serta dikenal sebagai seorang dermawan.

Sumber gambar : fearlessmotivation.com

460 Views
Write your answer View all answers to this question