selasar-loader

Bagaimana cara mengakhiri konflik antara Sunni dan Syiah?

LINE it!
Answered Dec 31, 2016

Nauval El-Hessan
Quranic disciple

xwIJ5tofSDI_OVt_uf1HDzjLMgas9CPD.jpg

Pertama, tentunya, dengan dialog. Tanpa dialog, konflik tidak mungkin bisa terselesaikan. Sebenarnya, dialog ini sudah dilakukan oleh para ulama pada tahun 2004 silam. Mereka menghasilkan Risalah Amman yang mengakui mazhab seperti Maliki, Hanafi, Syafi'i, Ja'fari, Hanbali, Zaidi, dan Ibadi. Namun, Risalah Amman masih belum tercapai. Banyak yang masih saling menuduh sesat satu sama lainnya. Oleh karena itu, dibutuhkan dialog besar lagi seperti Risalah Amman.

Khusus di Indonesia, mungkin bisa saja membuka dialog oleh MUI dengan pihak-pihak Syiah di Indonesia dimulai dari cendekiawan dan ulamanya. Bisa juga dengan merombak MUI itu sendiri sehingga putusan fiqih yang diambil oleh MUI tidak mendiskriminasi mazhab lainnya karena sebelum mengambil keputusan, secara otomatis mereka telah berdialog dengan pihak Syiah di dalam tubuh MUI itu sendiri.

 

sumber gambar via unionislam.com

361 Views
Write your answer View all answers to this question