selasar-loader

Inovasi digital apa yang Anda harapkan di tahun 2017?

LINE it!
Answered Jul 28, 2017

Hatfan Hizriyan Syaidan
Kepala Departemen Keilmuan BEM FEB UI 2017 | Rumah Kepemimpinan Jakarta

Hasil gambar untuk teknologi dalam pendidikan

Inovasi di bidang teknologi telah berhasil mengelaborasi sektor-sektor ekonomi—mulai dari perbankan hingga travel. Akan tetapi, pendidikan tetap menjadi salah satu dari sedikit sektor yang penggunaan informasi dan teknologi komunikasinya belum berinovasi. Menurut survei UNESCO Global Education Digest, hanya 3 persen dari pengeluaran tahunan pendidikan secara global disalurkan ke pos teknologi. Tentunya jauh lebih rendah dibanding belanja sektor/industri lain, di mana teknologi membawa dampak yang besar. Akibatnya, sering dijumpai sekolah-sekolah dengan komputer rusak atau jadul, bahkan belum memiliki komputer sama sekali.

Selain itu, berbagai tantangan juga menunggu di depan jika ingin meraih manfaat penuh dari inovasi di bidang teknologi pendidikan, seperti kurang atau terbatasnya awareness dari masyarakat, program yang belum terprioritaskan, hambatan kultural, kurangnya pembiayaan dan sumber daya yang bisa mengoperasikan inovasi teknologi tersebut. Untuk mengatasi hal ini memerlukan kolaborasi dan kerja sama dari stakeholders di bidang pendidikan, terutama guru dan orang tua yang mempunyai peran penting karena berhubungan langsung dengan peserta didik.

Sebab, inovasi di bidang teknologi pendidikan mulai menunjukkan potensinya untuk mengatasi kesenjangan keterampilan (skills gap). Teknologi ini dapat menurunkan biaya-biaya yang sering kali muncul dari pertemuan fisik. Teknologi meningkatkan peluang individu untuk belajar dengan siapa, di mana, dan kapan pun—mengeliminasi variabel lokasi yang selama ini membatasi akses seseorang terhadap pendidikan.

Teknologi juga memberikan seseorang pengalaman guru terbaik, yang kebanyakan mengajar pada institusi-institusi besar tertentu (sekolah atau universitas ternama). Dengannya, every student can now have access to the world’s best teachers.

Menurut para peneliti personalisasi, telah lama terjadi standar emas dalam pendidikan. Itulah mengapa orang-orang berpendapatan tinggi mampu menyewa tutor atau guru privat untuk anak-anak mereka. Kini dengan teknologi, seseorang bisa mengatur sendiri (personalisasi) apa yang ingin dipelajari, ditambah lagi beberapa platform juga memberikan feedback terhadap penggunanya.

Inovasi di bidang teknologi pendidikan melengkapi pendekatan konvensional yang ada saat ini, baik berupa fasilitasi pembelajaran di dalam maupun luar sekolah. Keberadaannya dan pengembangannya perlu didukung sehingga harapannya dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

 

Ilustrasi via guraru.org

459 Views
Write your answer View all answers to this question