selasar-loader

Mengapa daun berwarna hijau?

LINE it!
Answered Jul 26, 2017

Naufan Nurrosyid P
Pernah menjadi tukang bebersih di Lab TheoComp ITB

e6oObg4E3OY4zFwvrtahMBt2DxK4q852.jpeg

 

Hijau ini berarti penting untuk sebagian besar tumbuhan yang ada di muka bumi, sangat penting bahkan. Karena berhubungan langsung antara segar dan gersang, kokoh dan lemah, juga hidup dan mati. Untuk kasus ini, masalah warna adalah masalah nyawa.

Salah satu syarat agar tumbuhan dapat bertahan hidup adalah adanya kemampuan memasak makanan sendiri. Kemampuan ini kemudian dikenal dengan nama fotosintesis. Sebuah proses konversi energi cahaya menjadi energi kimia yang dapat digunakan sebagai bahan bakar makhluk hidup.

Sebenarnya, fotosintesis terbagi menjadi dua jenis: reaksi terang dan reaksi gelap. Yang akan kita bahas di bawah lebih kepada reaksi terang atau diketahui sebagai reaksi yang membutuhkan cahaya.

Normalnya, energi cahaya yang digunakan untuk melakukan fotosintesis berasal dari matahari. Cahaya matahari tersebut sama persis dengan cahaya yang kita lihat sehari-hari, ialah cahaya tampak (vissible light). Pada semua kasus, cahaya putih yang menerpa kita ini merupakan gelombang elektromagnetik yang tersusun atas warna-warna berbeda: Merah-Jingga-Kuning-Hijau-Biru-Ungu.

Warna-warna tersebut berbeda berdasarkan panjang gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh matahari. Yang menarik adalah, tentang energi yang dibutuhkan oleh tumbuhan untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa alami sebagai bahan makanan, plus menghasilkan O2 sebagai hasil samping yang begitu krusial untuk kita.

Menari, karena energi yang dibutuhkan untuk proses tersebut umumnya merupakan energi pada spektrum merah dan biru. Pada spektrum warna cahaya, komplementer wana merah adalah hijau, sedangkan biru adalah jingga. Maka barang wajar apabila hijau dipilih guna mendapatkan jumlah maksimal dari photon untuk proses fotosintesis.

Lebih jauh, dari mana warna hijau tersebut berasal?

Benar, jawabannya adalah klorofil. But, what is that?

Klorofil adalah senyawa jenis pigmen yang terdapat pada kloroplas, pabrik minimalis yang terletak di dalam sel. Di dalam kloroplas ini juga terdapat tilakoid, susunan organel berbentuk kue bakpia pipih tempat terjadinya fotosintesis. Dan pigmen yang sedang kita bicarakan ini, berada pada membran/pelapis tilakoid.

 

h6YXDp6VaIB4Dh1Ir6wr9xI75n3J195-.jpg

 

Btw, pigmen sendiri adalah senyawa kimia yang dapat menyerap dan juga memantulkan cahaya pada panjang gelombang tertentu. Proses ini dapat terjadi pada senyawa kimia yang mempunyai ikatan rangkap terkonjugasi, dan mampu membuat elektron tereksitasi untuk bergerak “melompat-lompat” di sekitar ikatan rangkap. Biasanya berupa senyawa organik, yang kaya akan karbon.

Jika kita punya pigmen ungu, maka ia akan menyerap semua cahaya pada panjang gelombang merah hingga biru, dan memantulkan cahaya pada panjang gelombang ungu. Alasan yang sama berlaku pada kaos merah yang kita kenakan. Kaos kita dicat dengan pigmen warna merah yang menyerap seluruh panjang gelombang, kecuali panjang gelombang cahaya merah yang justru dipantulkan dan mengenai mata kita. Alhasil, warna merahlah yang dapat kita nikmati.

Klorofil sendiri merupakan jenis pigmen alami yang memantulkan cahaya hijau. Itu berarti, energi cahaya pada panjang gelombang hijau tidak diserap dan tidak digunakan untuk keperluan fotosintesis. Sehingga warna hijau akan dipantulkan dan jatuh ke mata kita.

Bagaimana dengan daun yang berwarna oranye, kuning, atau coklat?

Prinsipnya sama, semuanya tentang pigmen yang terdapat dalam kloroplas pun pada tilakoid. Hijau berasal dari klorofil a dan b. Merah, oranye, dan kuning dihasilkan oleh pigmen jenis karotenoids. Kemudian ada juga pigmen jenis antosianins dan betalains yang bertanggung jawab terhadap warna ungu atau biru gelap, serta merah hati tanaman-tanaman yang terdapat di laut dalam.

Kandungan pigmen yang berbeda tersebut merupakan hasil dari proses adaptasi dan evolusi. Jika senyawa pigmen dalam tilakoid berwarna hitam, maka tumbuhan akan menyerap semua cahaya. Alhasil, daun akan mengonsumsi terlalu banyak energi yang dapat berakibat pada kerusakan organel. Pada keadaan ini, tumbuhan akan mati.

Jika tumbuhan yang berada pada laut dalam memiliki pigmen yang menyerap energi pada panjang gelombang pendek, maka tumbuhan tersebut akan kekurangan energi cahaya untuk fotosintesis. Pada keadaan ini, tumbuhan akan mati.

Maka tidak berlebihan jika disebutkan di awal, “Masalah warna adalah masalah nyawa”. Mungkin filosofi ini juga yang berlaku pada birunya Chelsea, merahnya Liverpool, atau oranyenya Persija.

Hehe

gambar via relationships.org.au

429 Views
Write your answer View all answers to this question