selasar-loader

Apakah itu Flash Fiction? Bisakah Diberikan contoh?

LINE it!
Answered Jul 21, 2017

Ikhwanul Halim
Ayah, Suami, Penyair, Penulis, Pengarang, Editor, Satiris, Humoris

BLRSq4CQU6xXR3GZZQe6803vaykq32R1.jpg

Secara umum, flash fiction adalah cerita lengkap di bawah 1000 kata (ada yang menetapkan batas 1500 kata). Banyak istilah yang digunakan seperti cerita singkat, cerita mini, cerita sekilas, fiksi kilat, dan lain-lain. Tapi secara umum, di bawah 400 kata disebut micro fiction, sampai dengan 750 kata sebagai cerita pendek singkat (short short-story).

Dapatkah kita menulis flash fiction dengan karakter dan pengembangan plot hanya dalam beberapa kata saja? Ya, tapi Anda harus melakukan pendekatan yang cerdas. Flash fiction terbaik mempunyai beberapa syarat.

KARAKTER

Menggambarkan lima atau lebih karakter tokoh akan membuat jumlah kata membengkak. Cerita Anda cukup tiga karakter atau kurang.

TUNJUKKAN, JANGAN CERITAKAN

Jika saya pernah menulis artikel yang mengatakan lupakan aturan SHOW, DON'T TELL, lupakan bahwa saya pernah menyarankan hal tersebut. Artikel itu saya tujukan untuk menulis novel fiksi ilmiah dan fantasi. Jika Anda menulis flash fiction, maksimalkan dialog singkat dan peristiwa untuk menggambarkan karakter.

EFISIENSI KATA SEBAGAI PENYAIR

Pemenang lima kali Hugo Award Mike Resnick mengatakan, "Singkat bukan hanya jiwa dari kecerdasan, tapi hasil kerja keras." Sebagai contoh, sering dikutip cerita enam kata Hemingway, "Dijual sepatu bayi, tidak pernah dipakai." Di balik cerita singkat itu, pembaca akan bertanya-tanya, apa yang terjadi pada sang bayi? Cerita Anda meskipun singkat namun harus memberikan dampak yang besar pada pembaca.

PENGGAMBARAN YANG JELAS

Flash fiction yang baik harus lengkap. Kalimat pembuka yang sempurna saja tidaklah cukup, Anda perlu akhir yang tegas. Anda harus masuk ke dalam kepala pembaca Anda, memberikan dampak intelektual dan emosional, lalu berhenti. Sering kita membaca sebuah cerita dan berpikir, sebetulnya ini menceritakan apa, sih? Untuk menghindari hal ini, Anda perlu menggambarkan secara jelas arah cerita menuju. Apa yang terjadi pada tokoh utama? Mengapa ia melakukan hal tersebut? Adakah klimaks dan penyelesaiannya?

Jadilah realistis tentang apa yang dapat Anda capai dengan jumlah kata terbatas. Pembaca dan penulis flash fiction berbagi ruang kecil namun intim. Anda tidak bisa melukis karakter, tempat, dan waktu seperti yang mungkin pada sebuah cerita lengkap, namun beberapa elemen jika dilakukan dengan baik akan memenuhi harapan pembaca Anda. Sekali lagi, SHOW, DON’T TELL.

 

Contoh

PROLOG

“Kamu harus punya goyang yang heboh dan satu lagu hit.”

“Kenapa gitu, Om?”

”Biar nanti sekali main tarifmu puluhan juta.”

 

Catatan: Flash fiction ini terdapat dalam buku Terdampar dan cerita-cerita Lain (Ikhwanul Halim, Peniti Media, Jakarta, 2016)

 

Ilustrasi via a.wattpad.com

525 Views
Write your answer View all answers to this question