selasar-loader

Apakah setelah ditetapkannya Setya Novanto sebagai tersangka akan berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan rakyat terhadap DPR?

LINE it!
Answered Jul 19, 2017

Okky Tria Kurniadi
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UGM

BHqb_noz5vRFgvDXW13Q2hwNsrrbL3nI.jpg

Akan berpengaruh namun kecil dampaknya.

Berkaca dari masa lalu, di mana Setya Novanto juga pernah terjerat kasus "Papa minta saham" dan masalah etik yang menyangkut puterinya. Bahkan sebelum itu Setya Novanto tercatat pula pernah terjerat kasus-kasus yang lain seperti pengalihan hak piutang (cassie) Bank Bali kepada Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) pada tahun 1999, kasus penyelundupan beras Vietnam tahun 2003, kasus penyelundupan limbah beracun di pulau Galang, kepulauan Riau (2006), korupsi PON RIAU 2012 pada tahun 2012, serta yang terakhir ialah kasus Korupsi E-KTP. Sebenarnya sudah sederatan track record buruk yang mengantar Setya Novanto hingga saat ini. (sumber: kumparan.com)

Namun, realitas yang terjadi ialah di mana Setya Novanto sudah terpilih tiga kali berturut-turut sebagai anggota legislatif sejak tahun 2004 hingga saat ini dari dapil NTT. Hal ini menunjukkan dengan adanya kasus-kasus yang dulunya menjerat Setya Novanto, tingkat kepercayaan terhadap dirinya tetap tinggi. Namun, sepanjang tiga kali menang dalam pemilihan suara di dapil NTT, tingkat pemilih Setya Novanto mengalami tren penurunan.

Data menunjukkan, pada pemilu legislatif 2004, Setnov terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009 dengan meraih 75.319 suara. Pada pemilu legislatif 2009, ia kembali terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014 dari dapil NTT dengan perolehan suara 70.882 suara. Sementara pada Pemilu 2014, ia berhasil meraup 69.586 suara dan mengantarnya kembali menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019, dan kemudian menjabat sebagai Ketua DPR RI. (sumber: ngopibareng.id)

Hal itu menunjukkan dampak atas kasus-kasusnya selama ini memang ada, namun tidak banyak. Sedangkan tingkat kepercayaan terhadap DPR sendiri hasil perankingan internasional yang dikeluarkan oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dalam publikasinya Government at a Glance 2017, yang dipublikasikan pada 13 Juli 2017, Indonesia menduduki peringkat pertama untuk Trust and Confidence in National Government. Dimana lembaga legislatif (DPR) masuk dalam label pemerintah pada pemeringkatan tersebut. (sumber :Sekretariat Kabinet Republik Indonesia).

Padahal jika kita lihat tren sebelumnya Setya Novanto sudah terjerat dua kasus, yaitu kasus etik terkait putrinya dan kasus "Papa Minta Saham"  namun dibuktikan bahwa Setya Novanto masih memiliki tingkat kepopuleran yang tinggi dan mungkin juga masih bisa menang dalam pemilihan anggota legislatif ditahun 2019 nanti.

Sumber:

https://www.ngopibareng.id/news/setya-novanto-orang-hebat-tiga-kali-terpilih-dari-dapil-ntt-1698541
https://kumparan.com/tio/5-kasus-hukum-yang-pernah-menjerat-setya-novanto
http://setkab.go.id/indonesia-peringkat-pertama-dalam-tingkat-kepercayaan-masyarakat-terhadap-pemerintahnya/

gambar via theindonesianinstitute.com

279 Views
Write your answer View all answers to this question