selasar-loader

Dalam menjalankan social enterprise, mana yang lebih Anda prioritaskan: laba atau dampak ?

LINE it!
Answered Jul 14, 2017

Geliat sociopreneur di Indonesia memasuki masa puncaknya. Banyak para pemuda yang mulai gandrung mendalami tentang model bisnis ini. Namun, dalam praktiknya, seringkali para pelaku dihadapkan pada prioritas. Mana yang dipilih, memperoleh laba sebagaimana bisnis pada umumnya atau memperluas dampak ?


Sandiaga Salahuddin Uno
Former CEO of Saratoga Capital

Halo, Arfi Bambani!

Terima kasih, ya, atas Ask to Answer ini.

Betul, dalam menjalankan bisnis, terutama social enterprise, laba dan dampak memang jadi semacam pilihan. Namanya juga usaha, wajar jika ada keinginan untuk mendapatkan laba. Manusiawi, kok.

Hanya saja, kita sebagai social entrepreneur perlu mempertimbangkan tiga hal di bawah ini.

  1. Laba bersifat one-time, bukan recurring seperti dampak. Saya yakin teman-teman social entrepreneur berniat menjalankan usaha untuk jangka waktu yang lama, bukan untuk satu hari saja.
  2. Laba tidak memiliki sifat network/multiplier effect, sedangkan dampak bisa menghasilkan sesuatu yang bergelombang.
  3. Konsep laba hanyalah satu aspek dari konsep 3P (profit, people, and planet).

Demikian. Semoga berkenan.

Vivat Selasares!

479 Views
Pepih Nugraha

Teruslah menginspirasi dengan jawaban-jawaban mencerahkan ya, Mas Sandi!  Jul 18, 2017

Aqil Wilda

Terima kasih Mas dan Bang Sandi yang telah berpartisipasi meramaikan pertanyaan saya ini.
Semoga menjadi jawaban yang berguna bagi para pegiat Social Entreprise. 
Maju terus...  Jul 17, 2017

Arfi Bambani

Terima kasih, Bang Sandi. Ini pertanyaan dari user Selasar, saya cuma membantu carikan penjawab yang tepat. Dan ternyata benar-benar tepat.   Jul 14, 2017

Sandiaga Salahuddin Uno

Kalau begitu saya ucapkan terima kasih atas bantuan ini, Mas Arfi.  Jul 14, 2017

Write your answer View all answers to this question